Pentingnya Governance untuk Menjaga Akuntabilitas Perusahaan

Tahukah Anda, dewasa ini sering kali terjadi kasus pelanggaran good corporate governance (GCG) di Indonesia? Mulai dari pelanggaran kasus GCG oleh perusahaan migas multinasional pada tahun 2017 yang dipicu oleh ketidaksesuaian gaji dan temuan ketidaksesuaian laporan oleh BPK, pelanggaran kasus GCG oleh perusahaan asuransi nasional terkait program jaminan yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, hingga pelanggaran oleh beberapa bank yang tidak menerapkan GCG sehingga diberikan sanksi oleh Bank Indonesia.
Apakah sebenarnya GCG itu dan mengapa penerapannya menjadi penting?

Pengertian Corporate Governance

The Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) menyatakan bahwa:
Corporate governance merupakan serangkaian mekanisme yang mengarahkan dan mengendalikan suatu perusahaan agar operasional perusahaan berjalan sesuai dengan harapan para pemangku kepentingan (stakeholder).”

Jika dilihat berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor Kep-117/M-MBU/2002, corporate governance adalah:
“Suatu proses dan struktur yang digunakan untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan guna mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholder, berlandaskan peraturan perundangan dan nilai-nilai etika.”

Organization for Economic Co-Operation and Development (OECD) juga memberikan pendapat mengenai pengertian corporate governance. Menurut OECD, corporate governance merupakan sekumpulan hubungan antara pihak manajemen perusahaan, pemegang saham, dan pihak lain yang mempunyai kepentingan dengan perusahaan.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa corporate governance merupakan suatu mekanisme yang diterapkan oleh organisasi sebagai landasan organisasi dalam mengelola hubungan dan kepentingan berbagai pihak (seperti pemegang saham, direksi, kreditor, pemasok, pelanggan, pegawai perusahaan, pemerintah, masyarakat, dan lainnya) dalam rangka mencapai keberhasilan usaha dan menjaga akuntabilitas perusahaan.

Peran Governance dalam GRC

Governance dalam payung governance, risk management, dan compliance (GRC) berperan sebagai bentuk pengendalian pihak berkepentingan untuk mencapai tujuan organisasi. Ketika organisasi sudah menetapkan arahan strategis sesuai dengan harapan pemangku kepentingan, organisasi harus melakukan manajemen risiko (risk management) untuk merespons ketidakpastian yang mungkin terjadi. Setelah itu, organisasi harus memantau dan memastikan bahwa seluruh kebijakan, pengendalian, dan peraturan yang berlaku tersebut dipatuhi melalui sistem manajemen kepatuhan (compliance).

Pentingnya Governance

Bagaimana Pentingnya Governance? Implementasi governance yang baik dapat memberikan dampak positif yang langsung dirasakan seperti berikut:

  1. Meminimalkan penyalahgunaan wewenang karena prinsip-prinsip dalam implementasi governance yang baik akan mencegah kemungkinan dilakukannya rekayasa oleh pihak-pihak terkait
  2. Mengurangi biaya modal karena organisasi dapat memperoleh kepercayaan kreditor untuk memberikan pinjaman. Jika organisasi dapat memperoleh pinjaman usaha, organisasi dapat meminimalkan biaya modal yang harus ditanggung.
  3. Meningkatkan transparansi dengan adanya pencatatan dan mekanisme pengambilan keputusan yang jelas
  4. Mengoptimalkan pengambilan keputusan sehingga dapat meningkatkan efisiensi yang pada akhirnya dapat memberikan pengaruh positif pada kinerja perusahaan.
  5. Meningkatkan nilai saham perusahaan karena organisasi yang dikelola secara sehat dapat menarik investor untuk menanamkan modal. Salah satu penelitian menyebutkan bahwa BoD (Board of Directors) yang kompeten merupakan salah satu pertimbangan utama bagi investor sebelum memutuskan untuk membeli saham.
  6. Memberikan keuntungan bagi pemegang saham dan negara karena penerapan governance yang baik akan meningkatkan nilai saham perusahaan. Akibatnya, jika nilai saham meningkat, jumlah dividen yang akan diterima pemegang saham juga akan meningkat. Bagi negara, peningkatan ini menjadi keuntungan bagi faktor penerimaan negara karena berarti jumlah pajak yang dibayarkan perusahaan semakin besar.
  7. Meningkatkan motivasi karyawan karena perusahaan yang dikelola dengan baik akan meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja karyawan
  8. Meningkatkan laporan keuangan perusahaan karena proses pelaporan dilakukan secara transparan

Penerapan governance dalam jangka panjang dapat memberikan keuntungan lainnya sebagai berikut:

  1. Menciptakan budaya perusahaan yang baik
    Dengan penerapan governance, organisasi terbiasa menerapkan proses secara konsisten dan transparan. Pengambilan keputusan yang dilakukan dengan baik akan menciptakan kepercayaan dari seluruh jajaran organisasi sehingga seluruh pihak dapat bergerak bersama mencapai tujuan organisasi.
  1. Menjaga reputasi perusahaan
    Perusahaan yang telah mapan dalam penerapan governance akan dipandang lebih dipercaya oleh investor.
  1. Menjaga kelangsungan perusahaan
    Penerapan governance yang baik akan mengurangi adanya risiko hukum, keamanan, dan operasi yang dapat berdampak pada seluruh pihak terkait sehingga kelangsungan perusahaan terjaga.

Tantangan dalam implementasi governance

Tantangan terbesar dalam mengimplementasikan pentingnya governance adalah mengubah kultur perusahaan sehingga terbentuk kepemimpinan yang tegas, memiliki integritas, dan berkompeten. Implementasi governance tidak akan ada habisnya dan akan selalu ada peluang untuk peningkatan. Proses implementasi ini akan membutuhkan kegigihan seluruh jajaran organisasi, khususnya pimpinan. Namun, jika perusahaan menyadari besarnya manfaat penerapan governance serta memahami bahwa penerapan governance merupakan suatu keharusan, bukan lagi sekadar opsi,  tentunya seluruh pihak terkait akan terpacu untuk menerapkan corporate governance yang baik di perusahannya.

Rujukan

Oleh: Bunga Safhira

Menu
Open chat
%d bloggers like this: