
Home / Training / CCGO CGOP
Sertifikasi Ganda BNSP — Tingkatkan Kapabilitas Perancangan Direksi dan Pengawasan Dewan Komisaris Melalui Sertifikasi Profesi LSP MKS
Program pelatihan CCGO CGOP LSP MKS Indonesia memadukan kurikulum tata kelola korporasi dengan sertifikasi ganda resmi BNSP selama dua hari intensif. Anda menguasai keahlian perancangan kebijakan eksekutif melalui CCGO sekaligus kemampuan pengawasan independen Dewan Komisaris melalui CGOP — delapan modul aplikatif, simulasi ujian, dan penyusunan peta jalan tata kelola.
870 menit pembelajaran efektif intensif
Dari fondasi GRC hingga workshop roadmap
Sertifikasi ganda BNSP: CCGO & CGOP
Kuota peserta per angkatan
Banyak perusahaan di Indonesia masih menghadapi benturan antara pembuat kebijakan dan pengawas independen. Mengikuti pelatihan CCGO CGOP LSP MKS Indonesia menjadi langkah nyata untuk memperkuat tata kelola korporasi secara menyeluruh. Tanpa keselarasan dua fungsi ini, risiko hukum dan kerugian finansial dapat mengancam kelangsungan usaha Anda.
Laporan global ACFE Occupational Fraud Report menunjukkan bahwa kecurangan rata-rata berlangsung selama dua belas bulan sebelum terdeteksi. Keterlambatan ini terjadi karena fungsi pengawasan dewan sering berjalan lambat dan tidak independen. Pada saat yang sama, standar OECD Principles of Corporate Governance menuntut pembagian wewenang yang tegas antara Direksi dan Dewan Komisaris.
Melalui layanan terpadu GRC Indonesia, Proxsis Academy menghadirkan program Master Class Corporate Governance. Program dua hari ini membekali Anda dengan sertifikasi ganda berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Mengapa
Pelatihan CCGO CGOP LSP MKS Indonesia penting karena menggabungkan dua kompetensi inti tata kelola dalam satu program terpadu. Certified Chief Governance Officer (CCGO) membekali fungsi perancangan kebijakan di tingkat Direksi, sedangkan Certified Governance Oversight Professional (CGOP) memperkuat pengawasan independen Dewan Komisaris. Sinergi ini memastikan kepatuhan regulasi dan mencegah benturan kepentingan di perusahaan.
Praktik tata kelola yang rapuh kerap berakar dari ketimpangan peran di pucuk pimpinan. Eksekutif sering merancang program kerja tanpa pengawasan objektif dari organ dewan. Akibatnya, keputusan strategis berpotensi melanggar hukum dan memicu sanksi regulator.
Pemerintah terus memperketat aturan main tata kelola korporasi di tanah air. Kementerian BUMN mewajibkan tata kelola terintegrasi lewat Permen BUMN PER-2/MBU/03/2023. Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan mengeluarkan POJK Nomor 17 Tahun 2023 untuk menegakkan akuntabilitas organ perseroan.
Untuk menjawab kebutuhan pasar, Lembaga Sertifikasi Profesi Mitra Kalyana Sejahtera mengembangkan skema ini. Keabsahan lembaga ini tercatat resmi dalam lisensi BNSP LSP MKS. Memiliki sertifikasi ganda membuktikan bahwa Anda menguasai prinsip Good Corporate Governance dari sudut pandang pembuat kebijakan maupun pemeriksa independen.
Permen BUMN PER-2/MBU/03/2023
POJK Nomor 17 Tahun 2023
POJK Nomor 48 Tahun 2024
Perbedaan Peran
Perbedaan peran antara CCGO dan CGOP terletak pada wilayah kewenangan dan fokus eksekusinya. CCGO fokus pada perancangan strategi dan kepemimpinan tata kelola di tingkat Direksi; CGOP bertugas melakukan evaluasi objektif dan pelaporan independen di tingkat Dewan Komisaris.
Arsitek tata kelola di tingkat Direksi: menyusun piagam perseroan, merumuskan kode etik bisnis, merancang strategi dan penyelarasan proses bisnis, serta mengoordinasikan pengelolaan kepatuhan lintas divisi agar setiap arahan bisnis berjalan di atas koridor hukum.
Pengawas independen di tingkat Dewan Komisaris atau Komite Audit: melakukan evaluasi objektif, uji tuntas pengawasan, pelaporan independen, dan peninjauan berkala atas efektivitas kebijakan yang dirancang manajemen.
Pendekatan ini selaras dengan dokumen OECD Corporate Governance Factbook mengenai peran vital pengawasan komite khusus dewan. Ketika pengawasan independen berjalan aktif, risiko kecurangan internal bisa dicegah lebih dini — mendukung mekanisme tanggap investigasi fraud di perusahaan agar bukti pelanggaran tetap sah secara hukum.
Kami sering menemukan akar masalah klasik di lapangan: banyak perusahaan memiliki dokumen pedoman tata kelola yang tebal, namun minim koordinasi nyata antara perancang kebijakan dan komite pengawas. Melalui pelatihan ganda ini, peserta diajak menjembatani jurang komunikasi tersebut melalui simulasi tugas langsung.
Silabus
Silabus mencakup delapan modul progresif dengan total durasi 870 menit. Materi bergerak runtut mulai dari fondasi tata kelola dan kerangka GRC, pendalaman kompetensi eksekutif CCGO, pengawasan independen CGOP, integrasi budaya, studi kasus nyata, hingga workshop penyusunan peta jalan tata kelola korporasi — dirancang agar peserta siap menghadapi ujian sertifikasi sekaligus mampu membenahi sistem perusahaan:
Konsep dasar tata kelola, keterkaitan tata kelola–manajemen risiko–kepatuhan, urgensi tata kelola bagi keberlanjutan bisnis, serta pengenalan skema sertifikasi BNSP.
Wewenang strategis CCGO dalam menyusun kebijakan, kepemimpinan tata kelola eksekutif, dan pola interaksi harmonis dengan jajaran Direksi.
Fungsi pengawasan di level Dewan Komisaris, menjaga objektivitas komite penunjang dewan, serta mekanisme peninjauan berkala kinerja tata kelola.
Langkah konkret integrasi tata kelola ke dalam proses operasional, sejalan dengan pelatihan manajemen risiko ISO 31000 dan standar industri terkini.
Menanamkan nilai integritas menjadi perilaku harian karyawan, teladan kepemimpinan dari pimpinan tertinggi, serta dampaknya terhadap kinerja finansial perseroan.
Membedah kasus keberhasilan dan skandal tata kelola di tingkat nasional maupun internasional untuk memetik pelajaran praktis bagi peserta.
Menyusun instrumen penilaian mandiri, menetapkan indikator kinerja tata kelola, mengacu pada panduan SEOJK Nomor 14/SEOJK.03/2025 tentang evaluasi komite tata kelola.
Praktik menyusun dokumen rencana induk tata kelola perusahaan, simulasi sidang komite, dan pembahasan kisi-kisi asesmen kompetensi LSP MKS.
Jadwal
5–6
2–3
2–3
1–2
4–5
2–3
1–2
3–4
1–2
1–2
2–3
1–2
Rundown
Pelatihan berlangsung dua hari penuh dengan metode pembelajaran partisipatif, seimbang antara pemaparan materi berbobot dan latihan kelompok dinamis:
| Waktu | Sesi | Keterangan |
|---|---|---|
| 08.00 – 08.30 | Registrasi dan Pembukaan | Registrasi peserta, sambutan panitia, dan penjelasan aturan kelas |
| 08.30 – 09.00 | Pre-Test | Pengukuran tingkat pengetahuan awal peserta |
| 09.00 – 10.00 | Modul 1 (Sesi 1) | Pemaparan konsep dasar tata kelola dan kerangka GRC |
| 10.00 – 10.15 | Coffee Break I | Rehat kopi pagi dan sesi jejaring profesional |
| 10.15 – 12.00 | Modul 1 (Sesi 2) dan Modul 2 | Lanjutan kerangka GRC serta peran strategis CCGO |
| 12.00 – 13.00 | ISOMA | Istirahat, ibadah, dan makan siang bersama |
| 13.00 – 15.00 | Modul 3 | Pendalaman fungsi pengawasan independen CGOP |
| 15.00 – 15.15 | Coffee Break II | Rehat kopi sore |
| 15.15 – 16.15 | Modul 4 | Perumusan strategi implementasi tata kelola organisasi |
| 16.15 – 16.30 | Refleksi Hari 1 dan Penutupan | Ulasan materi harian, tanya jawab, dan arahan tugas mandiri |
| Waktu | Sesi | Keterangan |
|---|---|---|
| 08.00 – 08.15 | Pembukaan Hari 2 | Kilas balik materi hari pertama dan agenda hari kedua |
| 08.15 – 10.00 | Modul 5 | Internalisasi tata kelola ke dalam budaya kerja perseroan |
| 10.00 – 10.15 | Coffee Break I | Rehat kopi pagi dan ramah tamah |
| 10.15 – 12.00 | Modul 6 | Bedah kasus kegagalan dan keberhasilan tata kelola korporasi |
| 12.00 – 13.00 | ISOMA | Istirahat, ibadah, dan santap siang |
| 13.00 – 15.00 | Modul 7 | Praktik penyusunan instrumen evaluasi kinerja tata kelola |
| 15.00 – 15.15 | Coffee Break II | Rehat kopi sore |
| 15.15 – 16.00 | Modul 8 (Workshop) | Praktik merancang roadmap tata kelola dan persiapan ujian |
| 16.00 – 16.15 | Post-Test | Pengukuran akhir pemahaman kompetensi peserta |
| 16.15 – 16.30 | Penutupan dan Sertifikasi | Penjelasan teknis asesmen BNSP dan foto bersama |
Metode
Metodologi dirancang dengan pendekatan orang dewasa berbasis kompetensi. Struktur ini membuat peserta pulang membawa bekal solusi nyata untuk institusi masing-masing:
Penyampaian konsep tata kelola, kerangka GRC, peran CCGO-CGOP, dan dasar regulasi secara terstruktur.
Analisis skandal dan keberhasilan tata kelola korporasi nasional maupun internasional.
Penyusunan dokumen roadmap tata kelola, instrumen evaluasi kinerja, dan simulasi sidang komite.
Pre-test, post-test, dan latihan soal asesmen kompetensi LSP MKS.
Peserta
Program menyasar eksekutif dan profesional pemegang tanggung jawab tata kelola korporasi. Perkembangan regulasi industri keuangan menuntut sertifikasi kompetensi teruji — lembaga pembiayaan dan asuransi kini tunduk pada POJK Nomor 48 Tahun 2024 tentang penguatan tata kelola terintegrasi:
Panduan praktis menjalankan fungsi pengawasan independen tanpa mengganggu operasional Direksi.
Wawasan terstruktur untuk menyusun cetak biru tata kelola yang selaras dengan tujuan bisnis.
Memperkuat pemahaman regulasi pasar modal dan membantu dewan mengelola administrasi rapat secara akuntabel.
Mengasah ketajaman uji kepatuhan dan memetakan titik rawan kecurangan di lingkungan kerja.
Setiap angkatan dibatasi hanya 20–30 peserta demi menjaga kualitas interaksi dan konsultasi mendalam dengan instruktur ahli.
Lokasi
Kami hadir di berbagai kota besar di Indonesia untuk memudahkan aksesibilitas Anda:
Gedung Permata Kuningan, Lt. 17, Jakarta Selatan
Hotel Aston Tropicana, Cihampelas
Hotel Khas Tugu
AMG Tower Lantai 17, Gayungan
*Lokasi dan jadwal pelaksanaan in-house training dapat disesuaikan dengan kebutuhan instansi Anda.
Investasi
Program ini relevan bagi berbagai sektor bisnis, termasuk tata kelola institusi berbasis risiko di organisasi publik dan swasta. Skema investasi pendaftaran batch tahun ini:
Public Training (Tatap Muka)
per peserta
Virtual / Online Training
per peserta
In-House Training Khusus
silabus & lokasi disesuaikan
Fasilitas yang diperoleh setiap peserta:
Amankan kursi Anda di batch terdekat — kuota terbatas 20–30 peserta per angkatan. Konsultasikan kebutuhan in-house training direksi dan dewan komisaris Anda tanpa komitmen.
untuk informasi jadwal dan penawaran terbaik
FAQ
Mengambil sertifikasi ganda memberikan Anda penguasaan menyeluruh atas siklus tata kelola dari sisi perancang kebijakan (CCGO) dan pengawas dewan (CGOP). Pendekatan terpadu ini menghemat waktu belajar Anda dan mempercepat pemahaman kolaborasi organ perseroan. Standar ini diakui secara nasional berdasarkan lisensi BNSP LSP MKS.
Pelatihan dua hari berfokus pada pendalaman modul, bedah kasus, lokakarya roadmap, dan latihan soal asesmen. Ujian sertifikasi kompetensi resmi diselenggarakan langsung oleh asesor independen LSP MKS sesuai tata tertib lisensi BNSP. Jadwal asesmen akan diarahkan oleh tim panitia pada akhir hari kedua pelatihan.
Sertifikat kompetensi CCGO dan CGOP memiliki legalitas hukum resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). LSP MKS beroperasi dengan nomor lisensi resmi BNSP-LSP-628-ID dan keputusan lisensi KEP.2169/BNSP/IX/2024. Sertifikasi ini diakui oleh regulator pemerintah, BUMN, dan industri swasta nasional.
GRC Indonesia menyediakan opsi program in-house training dengan jadwal dan lokasi yang fleksibel sesuai kebutuhan instansi Anda. Materi dapat disesuaikan dengan konteks bisnis perusahaan, mencakup pedoman BUMN Permen BUMN PER-2/MBU/03/2023 maupun regulasi perbankan. Silakan diskusikan kebutuhan internal Anda bersama tim konsultan kami.
Sertifikat kompetensi profesi tata kelola dari LSP MKS BNSP berlaku selama 3 (tiga) tahun sejak tanggal penerbitan. Pemegang sertifikat dapat memperpanjang masa berlaku melalui pemeliharaan kompetensi berkelanjutan dan pengumpulan poin profesi resmi sebelum masa kedaluwarsa berakhir. Informasi lengkap tata cara perpanjangan dapat diakses langsung melalui sekretariat LSP MKS.
Pelatihan Terkait
Lengkapi sertifikasi governance Anda dengan program tata kelola dan risiko serumpun:
Sertifikasi profesi governance untuk praktisi tata kelola korporasi. Lihat detail →
Jalur sertifikasi QCRO, QRGP (BNSP), dan CERG (ERMA) untuk Direksi & Komisaris. Lihat detail →
Tata kelola risiko korporasi untuk Direksi, Komisaris & Top Management. Lihat detail →
Fondasi 8 prinsip & proses SNI ISO 31000:2018 untuk seluruh tim risiko. Lihat detail →
Mengukur kematangan manajemen risiko perusahaan berbasis ISO 31000 & regulasi BUMN. Lihat detail →
Kelola risiko hukum kontrak & regulasi untuk legal and compliance officer. Lihat detail →
