Home / Training / CGP

Pelatihan dan Sertifikasi Certified Governance Professional (CGP) Indonesia

Tingkatkan Akuntabilitas Organisasi Melalui Pelatihan Fondasi Tata Kelola Terintegrasi Bersama Praktisi GRC Indonesia

Sertifikasi Certified Governance Professional (CGP) adalah sertifikasi kompetensi tata kelola berstandar nasional dan global. Program Governance Fundamentals dari GRC Indonesia menghadirkan kurikulum 8 modul aplikatif selama 2 hari (16 jam). Peserta mempelajari prinsip TARIF, struktur organ, regulasi OJK dan BUMN, rundown pelatihan terstruktur, serta simulasi self-assessment mandiri. Daftarkan diri Anda sekarang untuk memperkuat kepatuhan organisasi.

Fakta Program

2 Hari

16 jam pembelajaran efektif di luar istirahat (870 menit)

8 Modul

Fondasi GCG, regulasi, etika, hingga workshop mandiri

40%

Porsi hands-on workshop & self-assessment

LSP MKS

Ujian sertifikasi CGP berlisensi BNSP

Banyak organisasi baru menyadari kerapuhan sistem pengawasan mereka setelah insiden kepatuhan mencuat ke publik. Struktur organ yang tumpang tindih dan pengawasan yang bersifat formalitas sering menjadi akar masalah utama. Tanpa tata kelola yang kokoh, risiko hukum, pemborosan anggaran, hingga krisis reputasi dapat mengancam kelangsungan bisnis kapan saja.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Sertifikasi Certified Governance Professional (CGP) hadir sebagai standar kompetensi resmi bagi para praktisi tata kelola di Indonesia. Program pelatihan Governance Fundamentals yang diselenggarakan oleh GRC Indonesia, bagian dari Proxsis Consulting Group, dirancang khusus untuk memadukan pemahaman teori dengan praktik nyata di lapangan. Melalui portal layanan pelatihan GRC bersertifikat, para profesional dapat mempersiapkan diri secara terstruktur agar mampu mengawal integritas proses bisnis di unit kerjanya masing-masing.

Definisi

Apa Itu Sertifikasi Certified Governance Professional (CGP) dan Mengapa Penting?

Sertifikasi Certified Governance Professional (CGP) adalah sertifikasi kompetensi profesi di bidang tata kelola korporasi dan sektor publik yang diakui secara nasional. Skema ini membuktikan kemampuan praktisi dalam menerapkan prinsip tata kelola, mengelola kepatuhan regulasi, serta memitigasi risiko operasional sesuai standar otoritas berwenang di Indonesia.

Skema sertifikasi ini dikembangkan untuk memastikan bahwa pengawalan Good Corporate Governance (GCG) tidak hanya berhenti di level dewan pimpinan, tetapi benar-benar dijalankan oleh staf fungsional dan manajerial. Berdasarkan penetapan standar kompetensi kerja, skema profesi ini tercatat secara resmi di LSP MKS Skema CGP di bawah lisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Memiliki predikat CGP memberikan pengakuan kredibilitas formal yang sangat bernilai. Para pemegang sertifikat ini menjadi penggerak budaya kerja yang sehat, transparan, dan akuntabel. Selain meningkatkan daya saing individu di pasar tenaga kerja, sertifikasi ini melengkapi rangkaian program sertifikasi profesi yang dibutuhkan organisasi modern untuk membangun sistem pengawasan terpadu.

Tata kelola yang efektif merupakan fondasi utama keberlanjutan bisnis di tengah iklim usaha yang semakin dinamis. Sayangnya, survei dan kajian tata kelola di berbagai sektor masih menemukan kendala mendasar. Banyak perusahaan menerapkan prinsip kepatuhan hanya sebatas pemenuhan kewajiban administratif, bukan sebagai bagian dari strategi perlindungan nilai.

Menurut publikasi resmi dari Kemenko Perekonomian RI, keberadaan praktisi bersertifikasi seperti CGP sangat krusial untuk menciptakan agen perubahan di semua lini korporasi dan instansi pemerintah. Hal ini bertujuan mendorong peringkat tata kelola Indonesia agar mampu bersaing di tingkat regional Asia Tenggara.

Ketika kami mendampingi berbagai organisasi dalam menyusun kerangka kerja tata kelola, kami menemukan bahwa kendala terbesar bukan ketiadaan dokumen kebijakan, melainkan kesenjangan eksekusi di tingkat operasional. Melalui pendekatan workshop aplikatif dalam program ini, peserta mampu memetakan titik rawan benturan kepentingan dan langsung menyusun rencana aksi perbaikan yang terukur bagi unit kerja masing-masing. Pembahasan mendalam mengenai studi kasus dan solusi pengawasan ini juga rutin diulas dalam berbagai artikel dan wawasan tata kelola kami.

Konteks Program

01

Governance Fundamentals (GCG)

02

Governance Self-Assessment

03

Ujian & Sertifikasi CGP (LSP MKS)

Fokus Program
Governance Fundamentals with CGP Certification — 8 modul, 2 hari, 16 JP

Tujuan

Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran program Governance Fundamentals adalah membekali peserta dengan penguasaan menyeluruh atas konsep tata kelola organisasi, integrasi kerangka regulasi nasional, serta kemampuan praktis menyusun evaluasi mandiri. Peserta dilatih untuk mendeteksi celah kepatuhan dan merancang mekanisme pengawasan yang efektif di tempat kerja. Secara rinci, program persiapan sertifikasi CGP ini menetapkan capaian pembelajaran utama sebagai berikut:

  • Memahami konsep dasar tata kelola organisasi dan urgensinya dalam menjaga keberlangsungan operasi bisnis jangka panjang.
  • Menguasai lima prinsip Good Corporate Governance, yaitu Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan Fairness (TARIF).
  • Menyelaraskan pedoman kerja lokal dengan prinsip global yang termuat dalam OECD Corporate Governance Principles edisi revisi terkini.
  • Memahami peran, fungsi, serta mekanisme check and balance antar organ utama perusahaan seperti RUPS, Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite Dewan.
  • Mengidentifikasi regulasi kepatuhan tata kelola di Indonesia serta keterkaitannya dengan fungsi manajemen risiko dan audit internal.
  • Menerapkan prinsip etika bisnis, pedoman perilaku (code of conduct), dan sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system).
  • Menyusun self-assessment tata kelola organisasi menggunakan format terstruktur sebagai landasan perbaikan berkelanjutan.

Untuk Siapa

Peserta yang Wajib Mengikuti Program

Program ini dirancang untuk :

Dewan Komisaris dan Direksi

Corporate Secretary

Unit Risk & Compliance

Satuan Pengawas Internal (SPI)

Internal & External Auditor

HR, Legal & Finance Manager

Konsultan Tata Kelola & GRC

Praktisi dan Profesional Governance

Siapa saja yang ingin mendalami GCG

Untuk memahami fondasi tata kelola modern, baca juga artikel kami tentang strategi membangun fondasi tata kelola data.

Silabus

Kurikulum 8 Modul CGP

Kurikulum program Governance Fundamentals dirancang secara bertahap selama 2 hari dengan total 870 menit waktu pembelajaran efektif. Struktur silabus mencakup fondasi konseptual, landasan hukum, etika profesi, hingga simulasi penyusunan laporan penilaian mandiri. Berikut adalah rincian delapan modul yang dipelajari peserta:

01 Fondasi Tata Kelola Organisasi

Sesi awal ini membahas definisi mendasar dan sejarah perkembangan tata kelola perusahaan di Indonesia. Peserta diajak membedah perbedaan peran antara tata kelola (governance), manajemen risiko (risk), dan kepatuhan (compliance). Materi ini mengurai tantangan umum yang sering dihadapi organisasi lokal saat membangun sistem pengawasan.

Fokus modul kedua adalah pendalaman lima prinsip utama TARIF (Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan Fairness). Peserta mempelajari studi kasus implementasi prinsip tersebut berdasarkan panduan dari Publikasi PUG-KI KNKG yang diterbitkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi. Sebagaimana dilaporkan oleh Antara News – PUG-KI KNKG, pedoman ini menjadi rujukan baku agar korporasi nasional memiliki daya saing berkelas dunia.

Modul ini mengupas tuntas pembagian wewenang organ perseroan sesuai amanat UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Peserta mempelajari peran Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), fungsi pengawasan Dewan Komisaris, tugas operasional Direksi, serta peran Komite Audit dan Komite Risiko. Posisi strategis Sekretaris Perusahaan dalam mengoordinasikan kepatuhan lintas fungsi juga dibahas secara rinci.

Peserta mempelajari peta regulasi wajib di Indonesia, termasuk aturan sektor jasa keuangan seperti POJK 17 Tahun 2023 tentang tata kelola bank umum serta peraturan tata kelola Kementerian BUMN. Sesi ini menegaskan konsekuensi sanksi hukum dan denda administratif apabila perusahaan mengabaikan kepatuhan.

Materi ini menitikberatkan pada pembangunan budaya integritas. Pokok bahasannya meliputi perumusan kode perilaku bisnis, identifikasi potensi benturan kepentingan (conflict of interest), dan pengelolaan saluran whistleblowing system (WBS) yang menjamin kerahasiaan pelapor.

Peserta melakukan analisis komparatif atas kasus kegagalan tata kelola nyata di berbagai industri. Diskusi kelompok diarahkan untuk melacak akar masalah kegagalan pengendalian dan merumuskan langkah perbaikan preventif agar kesalahan serupa tidak terjadi di perusahaan peserta.

Sesi ini mengenalkan indikator kinerja tata kelola (governance KPI) dan instrumen governance scorecard. Modul ini mengajarkan peserta merancang struktur laporan tahunan tata kelola yang selaras dengan laporan keberlanjutan (sustainability report). Untuk memperkuat akurasi metrik pengawasan risiko, peserta juga dapat mengombinasikan pengetahuan ini dengan pelatihan indikator risiko KRI yang terukur secara kuantitatif.

Modul pamungkas ini berupa praktik langsung (hands-on). Peserta menggunakan lembar kerja terstruktur untuk mengukur tingkat kepatuhan tata kelola di instansi masing-masing, mengidentifikasi celah (gap), dan mempresentasikan rencana aksi perbaikan di hadapan instruktur.

Rundown

Rundown Pelaksanaan 2 Hari

Rundown pelaksanaan pelatihan CGP dirancang padat dan berimbang selama dua hari kerja dengan total 16 jam pembelajaran intensif. Jadwal ini memadukan sesi pengenalan konsep, pre-test, diskusi studi kasus, rehat networking, hingga workshop hands-on dan evaluasi akhir post-test. Pengaturan waktu yang disiplin memastikan seluruh modul tersampaikan tuntas tanpa mengurangi kenyamanan peserta. Berikut jadwal rundown lengkap yang dilaksanakan pada kelas publik maupun in-house:

WaktuSesi PembelajaranKeterangan Aktivitas
08.00 – 08.30Registrasi & PembukaanCheck-in peserta, sambutan pembuka, dan pengantar program
08.30 – 09.00Pre-TestPengukuran tingkat pengetahuan awal peserta
09.00 – 10.00Modul 1 (Sesi 1)Fondasi Tata Kelola Organisasi
10.00 – 10.15Coffee Break IRehat kopi pagi dan sesi networking antarpeserta
10.15 – 12.00Modul 1 (Sesi 2) & Modul 2Lanjutan Fondasi Tata Kelola serta Prinsip-Prinsip Dasar GCG
12.00 – 13.00ISOMAIstirahat, ibadah sholat, dan makan siang bersama
13.00 – 15.00Modul 3Pembahasan Struktur dan Organ Tata Kelola
15.00 – 15.15Coffee Break IIRehat kopi sore dan penyegaran
15.15 – 16.15Modul 4Kerangka Regulasi dan Kepatuhan di Indonesia
16.15 – 16.30Refleksi Hari 1 & PenutupanRangkuman materi hari pertama, tanya jawab, dan tugas mandiri
WaktuSesi PembelajaranKeterangan Aktivitas
08.00 – 08.15Pembukaan Hari 2Review singkat materi Hari 1 dan penyampaian agenda Hari 2
08.15 – 10.00Modul 5Etika Bisnis dan Kode Etik Organisasi
10.00 – 10.15Coffee Break IRehat kopi pagi dan diskusi santai
10.15 – 12.00Modul 6Governance dalam Praktik melalui Analisis Studi Kasus
12.00 – 13.00ISOMAIstirahat, ibadah sholat, dan makan siang bersama
13.00 – 15.00Modul 7Pengukuran dan Pelaporan Tata Kelola Perusahaan
15.00 – 15.15Coffee Break IIRehat kopi sore
15.15 – 16.00Modul 8 (Workshop)Hands-on: Menyusun Governance Self-Assessment (Kerja Kelompok)
16.00 – 16.15Post-TestEvaluasi komprehensif peningkatan pemahaman akhir peserta
16.15 – 16.30Penutupan & SertifikasiPresentasi hasil workshop, penyerahan sertifikat, dan foto bersama

Catatan: Susunan rundown dapat disesuaikan dengan kebutuhan khusus instansi pada program in-house training, sedangkan durasi coffee break dan ISOMA tetap mengikuti standar kenyamanan belajar Proxsis Academy.

Metode

Metode Pembelajaran

Metodologi pembelajaran dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi langsung mempraktikkannya:

Pemaparan Konsep — 25%

Penyampaian materi prinsip tata kelola, regulasi, dan praktik terbaik secara interaktif.

Studi Kasus & Diskusi — 25%

Analisis kasus tata kelola nyata dan diskusi kelompok untuk mengasah penilaian governance.

Hands-on Workshop — 40%

Praktik menyusun governance self-assessment dan dokumen kebijakan dewan secara langsung.

Evaluasi & Refleksi — 10%

Evaluasi akhir, rencana aksi personal, dan persiapan ujian sertifikasi CGP.

Program CGP merupakan bagian dari ekosistem CRMS Governance Series oleh Proxsis — lihat juga performa kami pada Riset AI Visibility 100Signals.

Lokasi

Lokasi Pelatihan

Kami hadir di berbagai kota besar di Indonesia untuk memudahkan aksesibilitas Anda:

Jakarta

Gedung Permata Kuningan, Lt. 17, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan

Bandung

Hotel Aston Tropicana, Jl. Cihampelas No. 217-231

Yogyakarta

Hotel Khas Tugu, Jl. Palagan Tentara Pelajar KM 7

Surabaya

AMG Tower Lantai 17, Jl. Raya Prapen No. 34, Gayungan

*Syarat dan ketentuan berlaku untuk lokasi tertentu.

Jadwal

Jadwal Pelatihan CGP 2026/2027

Januari

5–6

Februari

2–3

Maret

2–3

April

1–2

Mei

4–5

Juni

2–3

Juli

1–2

Agustus

3–4

September

1–2

Oktober

1–2

November

2–3

Desember

1–2

Fasilitas

Investasi & Fasilitas

Public Training (Tatap Muka)

Rp 7.500.000,-

per peserta

Online / Virtual Training

Rp 6.000.000,-

per peserta

Setiap peserta mendapatkan:

Siap Menguatkan Tata Kelola Organisasi Anda?

Segera ikuti Pelatihan dan Sertifikasi CGP bersama praktisi GRC Indonesia. Konsultasikan kebutuhan in-house training perusahaan Anda tanpa komitmen.

Hubungi tim kami sekarang

untuk informasi jadwal dan penawaran terbaik

Bagikan Pelatihan

FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan

01 Apa perbedaan utama antara skema sertifikasi CGP, CCGO, dan CGOP?

Skema CGP (Certified Governance Professional) ditujukan bagi pelaksana profesional tata kelola di tingkat manajerial dan operasional lintas unit kerja. Sementara itu, skema CCGO (Certified Chief Governance Officer) diperuntukkan bagi pimpinan eksekutif pengelola tata kelola, dan CGOP (Certified Governance Oversight Professional) ditujukan khusus bagi organ pengawas seperti Dewan Komisaris dan Komite Dewan. Penetapan tingkatan kompetensi ini merujuk langsung pada kerangka baku LSP MKS Skema CGP.

Pelatihan ini diselenggarakan intensif selama 2 hari dengan total 16 jam pembelajaran, atau setara dengan 870 menit waktu pembelajaran aktif di luar jam istirahat. Susunan materi terbagi ke dalam 8 modul berjenjang yang mencakup materi teori, studi kasus, serta workshop mandiri. Jadwal pelaksanaan lengkap dapat diakses secara berkala pada jadwal pelatihan terkini.

Sertifikasi CGP diakui secara nasional di Indonesia karena diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP MKS) yang beroperasi dengan lisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Standar kompetensi skema ini juga mengacu pada panduan tata kelola yang dirumuskan oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi dan didukung dokumen regulasi Kemenko Perekonomian RI.

Setiap peserta akan menghasilkan dokumen Governance Self-Assessment mandiri yang berisi evaluasi tingkat kepatuhan tata kelola di organisasi masing-masing. Dokumen ini dilengkapi analisis celah kepatuhan (gap analysis) dan matriks rencana tindak lanjut perbaikan tata kelola yang siap diimplementasikan di tempat kerja. Format evaluasi ini mengadopsi standar penilaian kinerja yang selaras dengan OECD Corporate Governance Principles.

Anda dapat mendaftar langsung dengan menghubungi tim layanan pelanggan GRC Indonesia melalui WhatsApp resmi di nomor 0811-1914-5741. Konsultasi jadwal batch, penawaran harga in-house, serta administrasi faktur dapat dikoordinasikan langsung melalui Pendaftaran Pelatihan via WhatsApp Resmi.

Pelatihan Terkait

Pelatihan Terkait yang Menunjang Program Ini

Lengkapi kapabilitas governance Anda dengan program tata kelola dan risiko serumpun berikut:

Master Class CCGO & CGOP LSP MKS

Sertifikasi ganda BNSP tata kelola korporasi untuk sekretaris & unit governance. Lihat detail →

Master Class Enterprise Risk Governance

Jalur sertifikasi QCRO, QRGP (BNSP), dan CERG (ERMA) untuk Direksi & Komisaris. Lihat detail →

Sertifikasi QRGP BNSP

Tata kelola risiko korporasi untuk Direksi, Komisaris & Top Management. Lihat detail →

Pelatihan Manajemen Risiko ISO 31000

Fondasi 8 prinsip & proses SNI ISO 31000:2018 untuk seluruh tim risiko. Lihat detail →

Pelatihan Risk Maturity Level

Mengukur kematangan manajemen risiko perusahaan berbasis ISO 31000 & regulasi BUMN. Lihat detail →

Masterclass Keputusan Direksi & Debiasing

Perkuat keputusan strategis yang terlindungi Business Judgment Rule dari bias kognitif. Lihat detail →