5 Komponen Inti Dalam Manajemen Aset

Artikel

Manajemen aset adalah proses sistemastis dalam menjaga, meningkatkan, dan mengoperasikan aset secara efektif, baik itu aset nyata (tangible) seperti aset fisik, manusia, keuangan, IT, maupun aset tidak nyata (intangible) seperti ide atau pemikiran.

Proses sistematis ini mencakup perencanaan kebutuhan, pengadaan, pengelolaan inventarisasi, pemanfaatan, audit, pemeliharaan, penghapusan, dan pengalihan aset. Proses ini dilakukan untuk memastikan aset yang dimiliki mempunyai nilai tambah yang tinggi untuk perusahaan.

Ada 5 komponen inti pada saat suatu perusahaan melakukan manajemen aset:

  1. Bagaimana status aset pada saat ini?
    • Di mana letak atau lokasi aset?
    • Aset apa saja yang dimiliki?
    • Apakah manfaat dari aset yang dimiliki?
    • Bagaimana kondisi aset tersebut?
    • Apakah nilai tambahnya?
  2. Tingkat layanan (level of service) seperti apa yang diharapkan?
    • Apa yang diharapkan oleh pemangku kepentingan?
    • Apa yang dibutuhkan regulator?
    • Bagaimana kinerja dari aset yang dimiliki?
  3. Aset mana yang paling penting dalam menjaga keberlangsungan kinerja?
    • Apa yang bisa menyebabkan kegagalan? Kenapa bisa gagal?
    • Apakah kemungkinan penyebab kegagalan?
    • Berapa perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki?
    • Apakah konsekuensi dari kegagalan tersebut?
  4. Strategi apa yang terbaik untuk O & M (operation & maintenance) dan investasi CIP (capital improvement plan)?
    • Apakah opsi alternatif dari manajemen?
    • Opsi mana yang paling layak atau memungkinkan untuk dilakukan?
  5. Bagaimana strategi terbaik untuk pendanaan jangka panjang?
    • Pendanaan seperti apa yang paling sesuai dengan kebutuhan?
    • Dari mana kita bisa mendapatkan sumber pendanaannya?

 

Menu