
Home / Training / Boardroom Governance
Pelatihan Boardrooms Governance BUMN terbaik untuk Direksi, Dewan Komisaris, dan C-Suite
Program intensif dua hari memadukan kepemimpinan tangkas, integrasi keberlanjutan ESG, dan keunggulan tata kelola terpadu. Setiap peserta menyusun rencana aksi kepemimpinan dewan konkret untuk memperkuat akuntabilitas fidusia perusahaan.
870 menit pembelajaran efektif, andragogi penuh
Tiga pilar: Leadership, ESG & Digital Risk, GRC Excellence
Porsi hands-on workshop Boardroom Action Plan
Sertifikat kompetensi resmi
Tantangan mengelola badan usaha milik negara saat ini bergerak jauh lebih cepat daripada pembaruan regulasi tertulis. Mencari pelatihan boardrooms governance BUMN yang tepat bukan lagi sekadar formalitas tahunan, melainkan keputusan strategis untuk melindungi kelangsungan bisnis organisasi.
Lanskap hukum tata kelola BUMN mengalami perubahan mendasar. Pemerintah memperbarui aturan kepengurusan melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang BUMN. Pada saat yang sama, Kementerian BUMN memperketat kewajiban pengawasan organ dewan lewat Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023.
Di tingkat operasional, risiko fraud tetap menjadi ancaman serius bagi reputasi korporasi. Data Survei Fraud Indonesia 2025 mencatat korupsi sebagai skema kecurangan paling dominan dengan persentase 47,6 persen. Sebanyak 26 persen responden mengalami kerugian finansial antara Rp1 miliar hingga Rp50 miliar per kasus.
Executive Masterclass: Future-Ready Leadership and Boardroom Governance hadir menjawab tantangan tersebut. Program ini menggabungkan keahlian Proxsis Academy dan GRC Indonesia untuk melahirkan kepemimpinan dewan yang tangkas, beretika, dan patuh regulasi.
Mengapa
Pelatihan boardrooms governance BUMN sangat krusial karena tuntutan pengawasan dewan kini meluas ke mitigasi risiko digital, kecerdasan buatan, dan keberlanjutan. Dewan tidak lagi cukup hanya membaca laporan keuangan historis. Organ pengawas wajib menguasai navigasi krisis, etika bisnis modern, serta kepatuhan hukum yang adaptif agar terhindar dari sanksi hukum dan kegagalan strategis.
Banyak silabus pelatihan kepemimpinan dewan di pasar masih memakai materi lama, misalnya parameter SK-16/S.MBU/2012. Padahal pemerintah telah resmi menetapkan pencabutan SK-16 melalui SK-12/S.MBU/08/2023.
Kini seluruh BUMN diarahkan menggunakan Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia versi 2021 terbitan KNKG. Pedoman mutakhir ini menggeser nilai dasar dari TARIF menjadi pilar ETAK (Etika, Transparansi, Akuntabilitas, dan Keberlanjutan). Jika dewan Anda tidak memahami transisi ini, penilaian maturitas tata kelola perusahaan berisiko tertinggal.
Standar internasional juga menuntut hal serupa. Pedoman G20/OECD Principles of Corporate Governance 2023 menambahkan bab khusus mengenai keberlanjutan dan ketahanan korporasi. Melalui pelatihan Good Corporate Governance tingkat eksekutif ini, anggota dewan belajar menyelaraskan strategi lokal dengan standar pengawasan global.
UU No. 16 Tahun 2025 tentang BUMN
Permen BUMN PER-2/MBU/03/2023
PUGKI 2021 (KNKG)
Tujuan
Tujuan utama program ini adalah mencetak pimpinan dewan yang mampu mengambil keputusan tangguh di tengah ketidakpastian tinggi. Setelah menyelesaikan kelas master ini, peserta diharapkan mampu:
Melalui sasaran yang terukur ini, investasi pelatihan menghasilkan perubahan nyata pada kualitas rapat dan arahan dewan.
Peserta
Program dirancang khusus bagi pemegang kewenangan strategis korporasi di lingkungan BUMN, anak perusahaan, dan lembaga jasa keuangan. Sasaran peserta mencakup:
Memperkuat independensi serta efektivitas pengawasan komite audit dan pemantau risiko.
Menajamkan akurasi keputusan bisnis agar selaras dengan asas business judgment rule.
Menyelaraskan strategi finansial, risiko, dan transformasi teknologi dengan arahan dewan.
Memastikan kepatuhan terhadap regulasi Kementerian BUMN dan OJK.
Membangun kerangka pengawasan terpadu untuk mencegah temuan audit berulang.
Mempersiapkan kader pimpinan puncak sebelum resmi menduduki kursi dewan.
Setelah kelas ini, peserta dapat melanjutkan menuju sertifikasi QRGP BNSP untuk pengakuan resmi kompetensi tata kelola risiko tingkat dewan.
Silabus
Kurikulum dirancang dua hari penuh dengan total 870 menit pembelajaran efektif, menggabungkan tiga pilar: Agile and Ethical Leadership, Sustainability and Digital Risk Leadership, serta GRC Excellence. Struktur materi bergerak bertahap dari konsep makro menuju penyusunan dokumen kerja teknis:
Membedah volatilitas ekonomi global, disrupsi digital, dan ekspektasi pemangku kepentingan, serta kerangka integrasi tiga pilar: tata kelola, keberlanjutan, dan transformasi bisnis.
Melatih dewan mengelola ketidakpastian memakai model Cynefin dan Future-Back Planning, dengan fokus membangun budaya beretika sebagai fondasi pertumbuhan sehat.
Membahas tuntas regulasi tata kelola BUMN, tanggung jawab fidusia, batasan wewenang organ dewan, dan sinkronisasi pengawasan risiko memakai kerangka kerja ISO 31000.
Antisipasi risiko hukum dan audit regulator, dibekali sistem deteksi dini fraud mengacu ISO 37003:2025 serta bedah kasus kegagalan tata kelola nyata.
Menerjemahkan target keberlanjutan dan dekarbonisasi menjadi kebijakan nyata; memastikan investasi ESG memberi imbal hasil positif dan terhindar dari risiko kepatuhan.
Mengupas pengawasan keamanan siber, privasi data, tata kelola AI di lingkungan BUMN, serta risiko reputasi akibat manipulasi laporan keberlanjutan.
Melatih pengambilan keputusan berbasis analisis skenario masa depan dan pengarahan restrukturisasi anak perusahaan tanpa melanggar prinsip kehati-hatian.
Kerja kelompok merancang dokumen aksi nyata, ditutup simulasi rapat dewan dan presentasi strategi di hadapan panel ahli.
Rundown
Jadwal disusun cermat agar setiap eksekutif memperoleh ruang diskusi mendalam tanpa mengorbankan kenyamanan:
| Waktu | Sesi Pembelajaran | Keterangan Aktivitas |
|---|---|---|
| 08.00 – 08.30 | Registrasi & Pembukaan | Check-in peserta, sambutan pembuka, pengantar program |
| 08.30 – 09.00 | Pre-Test | Pengukuran pemahaman awal materi tata kelola |
| 09.00 – 10.00 | Modul 1 (Sesi 1) | Overview: Tantangan Kepemimpinan Dewan di Era Transformasi |
| 10.00 – 10.15 | Coffee Break I | Rehat kopi pagi dan jejaring antar peserta |
| 10.15 – 12.00 | Modul 1 (Sesi 2) & Modul 2 | Lanjutan Overview serta materi Agile and Ethical Leadership |
| 12.00 – 13.00 | ISOMA | Istirahat, ibadah, dan makan siang bersama |
| 13.00 – 15.00 | Modul 3 | Tata Kelola dan Peran Strategis Dewan (GRC Excellence I) |
| 15.00 – 15.15 | Coffee Break II | Rehat kopi sore dan diskusi santai |
| 15.15 – 16.15 | Modul 4 | Manajemen Risiko Kepatuhan di Level Dewan (GRC Excellence II) |
| 16.15 – 16.30 | Refleksi Hari 1 & Penutupan | Rangkuman pembelajaran, tanya jawab, arahan mandiri |
| Waktu | Sesi Pembelajaran | Keterangan Aktivitas |
|---|---|---|
| 08.00 – 08.15 | Pembukaan Hari 2 | Review kilas materi hari pertama dan pengantar agenda |
| 08.15 – 10.00 | Modul 5 | Sustainability Leadership: Dari Prioritas ke Strategi Dewan |
| 10.00 – 10.15 | Coffee Break I | Rehat kopi pagi dan diskusi interaktif |
| 10.15 – 12.00 | Modul 6 | Digital Risk dan Isu Emerging di Ruang Dewan |
| 12.00 – 13.00 | ISOMA | Istirahat, ibadah, dan makan siang bersama |
| 13.00 – 15.00 | Modul 7 | Transformasi Bisnis dan Keputusan Strategis Dewan |
| 15.00 – 15.15 | Coffee Break II | Rehat kopi sore |
| 15.15 – 16.00 | Modul 8: Workshop | Praktik kelompok menyusun Boardroom Action Plan terpadu |
| 16.00 – 16.15 | Post-Test | Evaluasi pemahaman akhir peserta pelatihan |
| 16.15 – 16.30 | Penutupan & Sertifikasi | Presentasi workshop, penyerahan sertifikat, foto bersama |
Metode
Pelatihan menggunakan pendekatan pembelajaran aktif berbasis andragogi dengan komposisi:
Penyampaian materi terstruktur: tata kelola BUMN, risiko digital, ESG, dan tanggung jawab fidusia.
Analisis kasus nyata korporasi Indonesia, termasuk kegagalan tata kelola dan temuan regulator.
Penyusunan Boardroom Action Plan: matriks toleransi risiko, indikator peringatan dini siber, mekanisme whistleblowing.
Pre-test dan post-test untuk mengukur kenaikan pemahaman serta rencana aksi personal.
Program ini merupakan kolaborasi GRC Indonesia dengan Proxsis Academy dalam ekosistem pengembangan kompetensi kepemimpinan dewan.
Output
Rencana aksi dewan (Boardroom Action Plan) berfungsi sebagai panduan kerja operasional dewan selama 12 bulan ke depan. Dokumen ini memetakan prioritas pengawasan, mitigasi risiko utama, dan jadwal evaluasi kebijakan secara terperinci, sehingga pelatihan tidak berhenti pada wawasan konseptual melainkan menghasilkan perubahan tata kerja nyata.
Banyak pelatihan eksekutif gagal memberi dampak karena materi menguap saat kelas berakhir. Program ini mengalokasikan 35 persen waktu untuk lokakarya mandiri dengan template resmi kerangka Future-Ready Leadership. Setiap kelompok menyusun matriks toleransi risiko, indikator peringatan dini risiko siber, serta mekanisme whistleblowing yang efektif.
Dokumen hasil lokakarya dapat langsung dibawa pulang dan digunakan sebagai acuan evaluasi berkala saat memimpin rapat pleno dewan komisaris maupun rapat gabungan bersama direksi di kantor masing-masing.
Lokasi
Kami hadir di berbagai kota besar Indonesia untuk kenyamanan peserta eksekutif:
Gedung Permata Kuningan, Lt. 17, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan
Hotel Aston Tropicana, Jl. Cihampelas No. 217-231
Hotel Khas Tugu, Jl. Palagan Tentara Pelajar KM 7
AMG Tower Lantai 17, Jl. Raya Prapen No. 34, Gayungan
*Lokasi dan jadwal pelaksanaan in-house training dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda.
Jadwal
Batch eksekutif dibuka secara berkala mengikuti agenda GRC Indonesia. Lihat jadwal pelatihan terbaru kami, atau konsultasikan kebutuhan kelas tertutup (in-house) khusus jajaran dewan komisaris dan direksi perusahaan Anda.
Fasilitas
Investasi tersedia fleksibel sesuai kebutuhan organisasi. Public training mencakup modul lengkap, sertifikat kompetensi, konsumsi, dan dokumentasi:
Public Training (Tatap Muka)
per peserta
Online / Virtual Training
per peserta
Setiap peserta mendapatkan:
Segera ikuti Executive Masterclass Future-Ready Leadership and Boardroom Governance bersama praktisi GRC Indonesia. Konsultasikan kebutuhan in-house training dewan Anda tanpa komitmen.
untuk informasi jadwal dan penawaran terbaik
FAQ
Silabus program ini mengintegrasikan kepemimpinan tangkas Cynefin, mitigasi risiko kecerdasan buatan, dan keberlanjutan ESG ke dalam satu kerangka kerja utuh. Pelatihan konvensional umumnya hanya mengulas aspek hukum normatif secara teoritis. Program ini menghasilkan output nyata berupa dokumen rencana aksi dewan siap pakai sesuai standar G20/OECD Principles of Corporate Governance 2023.
Kementerian BUMN telah mencabut instrumen lama tersebut melalui keputusan nomor SK-12/S.MBU/08/2023. Saat ini, penilaian tata kelola BUMN merujuk pada standar Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia versi 2021 terbitan KNKG. Perubahan ini menitikberatkan pada pembuktian perilaku beretika dan dampak nyata keberlanjutan organisasi.
Dewan komisaris harus memastikan saluran pelaporan pelanggaran bekerja secara independen dan melindungi kerahasiaan identitas pelapor. Langkah tindak lanjut pengawasan wajib mengikuti standar pembuktian hukum yang objektif. Panduan lengkap mengenai tahapan penanganan laporan anomali dapat dipelajari melalui artikel tata cara investigasi fraud perusahaan.
Ya, setiap peserta yang mengikuti seluruh sesi dan menyelesaikan evaluasi pre-test serta post-test akan menerima Sertifikat Kompetensi resmi dari Proxsis Academy. Sertifikat ini menjadi bukti formal peningkatan kapasitas profesional berkelanjutan bagi jajaran organ pengawas korporasi. Kredibilitas penyelenggaraan didukung oleh rekam jejak panjang Proxsis Consulting Group mendampingi korporasi terkemuka di Indonesia.
Anda dapat mengajukan permohonan kelas tertutup (in-house training) dengan menghubungi tim representatif kami melalui tautan WhatsApp resmi. Tim ahli kami akan memetakan isu strategis perusahaan Anda dan menyesuaikan studi kasus modul agar relevan dengan karakteristik industri BUMN Anda. Penyelenggaraan dapat dilaksanakan secara tatap muka di lokasi pilihan perusahaan maupun secara virtual interaktif.
Pelatihan Terkait
Perkuat kepemimpinan boardroom dengan program tata kelola dan risiko strategis berikut:
Jalur sertifikasi QCRO, QRGP (BNSP), dan CERG (ERMA) untuk Direksi & Komisaris. Lihat detail →
Sertifikasi profesi governance untuk praktisi tata kelola korporasi. Lihat detail →
Tata kelola risiko korporasi untuk Direksi, Komisaris & Top Management. Lihat detail →
Perkuat keputusan strategis yang terlindungi Business Judgment Rule dari bias kognitif. Lihat detail →
Mengukur kematangan manajemen risiko perusahaan berbasis ISO 31000 & regulasi BUMN. Lihat detail →
Fondasi 8 prinsip & proses SNI ISO 31000:2018 untuk seluruh tim risiko. Lihat detail →
