Home / Training / Boardroom Governance

Executive Masterclass: Future-Ready Leadership and Boardroom Governance

Pelatihan Boardrooms Governance BUMN terbaik untuk Direksi, Dewan Komisaris, dan C-Suite

Program intensif dua hari memadukan kepemimpinan tangkas, integrasi keberlanjutan ESG, dan keunggulan tata kelola terpadu. Setiap peserta menyusun rencana aksi kepemimpinan dewan konkret untuk memperkuat akuntabilitas fidusia perusahaan.

Fakta Program

2 Hari

870 menit pembelajaran efektif, andragogi penuh

8 Modul

Tiga pilar: Leadership, ESG & Digital Risk, GRC Excellence

35%

Porsi hands-on workshop Boardroom Action Plan

Proxsis Academy

Sertifikat kompetensi resmi

Tantangan mengelola badan usaha milik negara saat ini bergerak jauh lebih cepat daripada pembaruan regulasi tertulis. Mencari pelatihan boardrooms governance BUMN yang tepat bukan lagi sekadar formalitas tahunan, melainkan keputusan strategis untuk melindungi kelangsungan bisnis organisasi.

Lanskap hukum tata kelola BUMN mengalami perubahan mendasar. Pemerintah memperbarui aturan kepengurusan melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang BUMN. Pada saat yang sama, Kementerian BUMN memperketat kewajiban pengawasan organ dewan lewat Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023.

Di tingkat operasional, risiko fraud tetap menjadi ancaman serius bagi reputasi korporasi. Data Survei Fraud Indonesia 2025 mencatat korupsi sebagai skema kecurangan paling dominan dengan persentase 47,6 persen. Sebanyak 26 persen responden mengalami kerugian finansial antara Rp1 miliar hingga Rp50 miliar per kasus.

Executive Masterclass: Future-Ready Leadership and Boardroom Governance hadir menjawab tantangan tersebut. Program ini menggabungkan keahlian Proxsis Academy dan GRC Indonesia untuk melahirkan kepemimpinan dewan yang tangkas, beretika, dan patuh regulasi.

Mengapa

Mengapa BUMN Membutuhkan Pelatihan Boardrooms Governance Saat Ini?

Pelatihan boardrooms governance BUMN sangat krusial karena tuntutan pengawasan dewan kini meluas ke mitigasi risiko digital, kecerdasan buatan, dan keberlanjutan. Dewan tidak lagi cukup hanya membaca laporan keuangan historis. Organ pengawas wajib menguasai navigasi krisis, etika bisnis modern, serta kepatuhan hukum yang adaptif agar terhindar dari sanksi hukum dan kegagalan strategis.

Banyak silabus pelatihan kepemimpinan dewan di pasar masih memakai materi lama, misalnya parameter SK-16/S.MBU/2012. Padahal pemerintah telah resmi menetapkan pencabutan SK-16 melalui SK-12/S.MBU/08/2023.

Kini seluruh BUMN diarahkan menggunakan Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia versi 2021 terbitan KNKG. Pedoman mutakhir ini menggeser nilai dasar dari TARIF menjadi pilar ETAK (Etika, Transparansi, Akuntabilitas, dan Keberlanjutan). Jika dewan Anda tidak memahami transisi ini, penilaian maturitas tata kelola perusahaan berisiko tertinggal.

Standar internasional juga menuntut hal serupa. Pedoman G20/OECD Principles of Corporate Governance 2023 menambahkan bab khusus mengenai keberlanjutan dan ketahanan korporasi. Melalui pelatihan Good Corporate Governance tingkat eksekutif ini, anggota dewan belajar menyelaraskan strategi lokal dengan standar pengawasan global.

Konteks Regulasi

01

UU No. 16 Tahun 2025 tentang BUMN

02

Permen BUMN PER-2/MBU/03/2023

03

PUGKI 2021 (KNKG)

Standar Global
G20/OECD Principles of Corporate Governance 2023

Tujuan

Tujuan Pembelajaran

Tujuan utama program ini adalah mencetak pimpinan dewan yang mampu mengambil keputusan tangguh di tengah ketidakpastian tinggi. Setelah menyelesaikan kelas master ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami tantangan kepemimpinan dewan di era volatilitas pasar, disrupsi teknologi, dan tuntutan dekarbonisasi.
  2. Menerapkan kerangka pengambilan keputusan Cynefin dan Future-Back Planning secara percaya diri.
  3. Membangun ketahanan organisasi dan kapasitas adaptif dalam merespons krisis bisnis yang tidak terduga.
  4. Menerjemahkan prioritas ESG ke dalam agenda kerja dewan untuk penciptaan nilai jangka panjang.
  5. Memitigasi risiko baru seperti greenwashing serta etika penggunaan kecerdasan buatan generatif (GenAI).
  6. Menguasai ekosistem GRC terpadu sesuai tata hukum dan regulasi BUMN Indonesia.
  7. Menjalankan tanggung jawab fidusia guna meningkatkan kredibilitas di hadapan kementerian, pemegang saham, dan publik.
  8. Menyusun dokumen rencana aksi dewan (Boardroom Action Plan) yang memadukan tata kelola, risiko, dan transformasi korporasi.

Melalui sasaran yang terukur ini, investasi pelatihan menghasilkan perubahan nyata pada kualitas rapat dan arahan dewan.

Peserta

Peserta yang Wajib Mengikuti Pelatihan Dewan Ini

Program dirancang khusus bagi pemegang kewenangan strategis korporasi di lingkungan BUMN, anak perusahaan, dan lembaga jasa keuangan. Sasaran peserta mencakup:

Anggota Dewan Komisaris dan Pengawas

Memperkuat independensi serta efektivitas pengawasan komite audit dan pemantau risiko.

Anggota Dewan Direksi

Menajamkan akurasi keputusan bisnis agar selaras dengan asas business judgment rule.

Eksekutif C-Suite (CFO, CRO, CIO, CTO)

Menyelaraskan strategi finansial, risiko, dan transformasi teknologi dengan arahan dewan.

Corporate Secretary dan Legal Counsel

Memastikan kepatuhan terhadap regulasi Kementerian BUMN dan OJK.

Pimpinan Senior GRC, ESG, dan SPI

Membangun kerangka pengawasan terpadu untuk mencegah temuan audit berulang.

Calon Pemimpin Masa Depan (Nominee Director)

Mempersiapkan kader pimpinan puncak sebelum resmi menduduki kursi dewan.

Setelah kelas ini, peserta dapat melanjutkan menuju sertifikasi QRGP BNSP untuk pengakuan resmi kompetensi tata kelola risiko tingkat dewan.

Silabus

Kurikulum 8 Modul: Integrasi Tiga Pilar Strategis

Kurikulum dirancang dua hari penuh dengan total 870 menit pembelajaran efektif, menggabungkan tiga pilar: Agile and Ethical Leadership, Sustainability and Digital Risk Leadership, serta GRC Excellence. Struktur materi bergerak bertahap dari konsep makro menuju penyusunan dokumen kerja teknis:

01 Overview Tantangan Kepemimpinan Dewan di Era Transformasi (120 Menit)

Membedah volatilitas ekonomi global, disrupsi digital, dan ekspektasi pemangku kepentingan, serta kerangka integrasi tiga pilar: tata kelola, keberlanjutan, dan transformasi bisnis.

Melatih dewan mengelola ketidakpastian memakai model Cynefin dan Future-Back Planning, dengan fokus membangun budaya beretika sebagai fondasi pertumbuhan sehat.

Membahas tuntas regulasi tata kelola BUMN, tanggung jawab fidusia, batasan wewenang organ dewan, dan sinkronisasi pengawasan risiko memakai kerangka kerja ISO 31000.

Antisipasi risiko hukum dan audit regulator, dibekali sistem deteksi dini fraud mengacu ISO 37003:2025 serta bedah kasus kegagalan tata kelola nyata.

Menerjemahkan target keberlanjutan dan dekarbonisasi menjadi kebijakan nyata; memastikan investasi ESG memberi imbal hasil positif dan terhindar dari risiko kepatuhan.

Mengupas pengawasan keamanan siber, privasi data, tata kelola AI di lingkungan BUMN, serta risiko reputasi akibat manipulasi laporan keberlanjutan.

Melatih pengambilan keputusan berbasis analisis skenario masa depan dan pengarahan restrukturisasi anak perusahaan tanpa melanggar prinsip kehati-hatian.

Kerja kelompok merancang dokumen aksi nyata, ditutup simulasi rapat dewan dan presentasi strategi di hadapan panel ahli.

Rundown

Rundown Pelaksanaan 2 Hari

Jadwal disusun cermat agar setiap eksekutif memperoleh ruang diskusi mendalam tanpa mengorbankan kenyamanan:

Hari Pertama

WaktuSesi PembelajaranKeterangan Aktivitas
08.00 – 08.30Registrasi & PembukaanCheck-in peserta, sambutan pembuka, pengantar program
08.30 – 09.00Pre-TestPengukuran pemahaman awal materi tata kelola
09.00 – 10.00Modul 1 (Sesi 1)Overview: Tantangan Kepemimpinan Dewan di Era Transformasi
10.00 – 10.15Coffee Break IRehat kopi pagi dan jejaring antar peserta
10.15 – 12.00Modul 1 (Sesi 2) & Modul 2Lanjutan Overview serta materi Agile and Ethical Leadership
12.00 – 13.00ISOMAIstirahat, ibadah, dan makan siang bersama
13.00 – 15.00Modul 3Tata Kelola dan Peran Strategis Dewan (GRC Excellence I)
15.00 – 15.15Coffee Break IIRehat kopi sore dan diskusi santai
15.15 – 16.15Modul 4Manajemen Risiko Kepatuhan di Level Dewan (GRC Excellence II)
16.15 – 16.30Refleksi Hari 1 & PenutupanRangkuman pembelajaran, tanya jawab, arahan mandiri

Hari Kedua

WaktuSesi PembelajaranKeterangan Aktivitas
08.00 – 08.15Pembukaan Hari 2Review kilas materi hari pertama dan pengantar agenda
08.15 – 10.00Modul 5Sustainability Leadership: Dari Prioritas ke Strategi Dewan
10.00 – 10.15Coffee Break IRehat kopi pagi dan diskusi interaktif
10.15 – 12.00Modul 6Digital Risk dan Isu Emerging di Ruang Dewan
12.00 – 13.00ISOMAIstirahat, ibadah, dan makan siang bersama
13.00 – 15.00Modul 7Transformasi Bisnis dan Keputusan Strategis Dewan
15.00 – 15.15Coffee Break IIRehat kopi sore
15.15 – 16.00Modul 8: WorkshopPraktik kelompok menyusun Boardroom Action Plan terpadu
16.00 – 16.15Post-TestEvaluasi pemahaman akhir peserta pelatihan
16.15 – 16.30Penutupan & SertifikasiPresentasi workshop, penyerahan sertifikat, foto bersama

Metode

Metode Pembelajaran

Pelatihan menggunakan pendekatan pembelajaran aktif berbasis andragogi dengan komposisi:

Pemaparan Konsep — 25%

Penyampaian materi terstruktur: tata kelola BUMN, risiko digital, ESG, dan tanggung jawab fidusia.

Studi Kasus — 30%

Analisis kasus nyata korporasi Indonesia, termasuk kegagalan tata kelola dan temuan regulator.

Hands-on Workshop — 35%

Penyusunan Boardroom Action Plan: matriks toleransi risiko, indikator peringatan dini siber, mekanisme whistleblowing.

Evaluasi — 10%

Pre-test dan post-test untuk mengukur kenaikan pemahaman serta rencana aksi personal.

Program ini merupakan kolaborasi GRC Indonesia dengan Proxsis Academy dalam ekosistem pengembangan kompetensi kepemimpinan dewan.

Output

Boardroom Action Plan: Jaminan Hasil Nyata

Rencana aksi dewan (Boardroom Action Plan) berfungsi sebagai panduan kerja operasional dewan selama 12 bulan ke depan. Dokumen ini memetakan prioritas pengawasan, mitigasi risiko utama, dan jadwal evaluasi kebijakan secara terperinci, sehingga pelatihan tidak berhenti pada wawasan konseptual melainkan menghasilkan perubahan tata kerja nyata.

Banyak pelatihan eksekutif gagal memberi dampak karena materi menguap saat kelas berakhir. Program ini mengalokasikan 35 persen waktu untuk lokakarya mandiri dengan template resmi kerangka Future-Ready Leadership. Setiap kelompok menyusun matriks toleransi risiko, indikator peringatan dini risiko siber, serta mekanisme whistleblowing yang efektif.

Dokumen hasil lokakarya dapat langsung dibawa pulang dan digunakan sebagai acuan evaluasi berkala saat memimpin rapat pleno dewan komisaris maupun rapat gabungan bersama direksi di kantor masing-masing.

Lokasi

Lokasi Pelatihan

Kami hadir di berbagai kota besar Indonesia untuk kenyamanan peserta eksekutif:

Jakarta

Gedung Permata Kuningan, Lt. 17, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan

Bandung

Hotel Aston Tropicana, Jl. Cihampelas No. 217-231

Yogyakarta

Hotel Khas Tugu, Jl. Palagan Tentara Pelajar KM 7

Surabaya

AMG Tower Lantai 17, Jl. Raya Prapen No. 34, Gayungan

*Lokasi dan jadwal pelaksanaan in-house training dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Jadwal

Jadwal & Pendaftaran Kelas

Batch eksekutif dibuka secara berkala mengikuti agenda GRC Indonesia. Lihat jadwal pelatihan terbaru kami, atau konsultasikan kebutuhan kelas tertutup (in-house) khusus jajaran dewan komisaris dan direksi perusahaan Anda.

Fasilitas

Investasi & Fasilitas

Investasi tersedia fleksibel sesuai kebutuhan organisasi. Public training mencakup modul lengkap, sertifikat kompetensi, konsumsi, dan dokumentasi:

Public Training (Tatap Muka)

Rp 8.500.000,-

per peserta

Online / Virtual Training

Rp 6.500.000,-

per peserta

Setiap peserta mendapatkan:

Siap Membangun Ketahanan Dewan BUMN Anda?

Segera ikuti Executive Masterclass Future-Ready Leadership and Boardroom Governance bersama praktisi GRC Indonesia. Konsultasikan kebutuhan in-house training dewan Anda tanpa komitmen.

Hubungi tim kami sekarang

untuk informasi jadwal dan penawaran terbaik

Bagikan Pelatihan

FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan

01 Apa perbedaan utama silabus masterclass ini dibandingkan pelatihan tata kelola konvensional?

Silabus program ini mengintegrasikan kepemimpinan tangkas Cynefin, mitigasi risiko kecerdasan buatan, dan keberlanjutan ESG ke dalam satu kerangka kerja utuh. Pelatihan konvensional umumnya hanya mengulas aspek hukum normatif secara teoritis. Program ini menghasilkan output nyata berupa dokumen rencana aksi dewan siap pakai sesuai standar G20/OECD Principles of Corporate Governance 2023.

Kementerian BUMN telah mencabut instrumen lama tersebut melalui keputusan nomor SK-12/S.MBU/08/2023. Saat ini, penilaian tata kelola BUMN merujuk pada standar Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia versi 2021 terbitan KNKG. Perubahan ini menitikberatkan pada pembuktian perilaku beretika dan dampak nyata keberlanjutan organisasi.

Dewan komisaris harus memastikan saluran pelaporan pelanggaran bekerja secara independen dan melindungi kerahasiaan identitas pelapor. Langkah tindak lanjut pengawasan wajib mengikuti standar pembuktian hukum yang objektif. Panduan lengkap mengenai tahapan penanganan laporan anomali dapat dipelajari melalui artikel tata cara investigasi fraud perusahaan.

Ya, setiap peserta yang mengikuti seluruh sesi dan menyelesaikan evaluasi pre-test serta post-test akan menerima Sertifikat Kompetensi resmi dari Proxsis Academy. Sertifikat ini menjadi bukti formal peningkatan kapasitas profesional berkelanjutan bagi jajaran organ pengawas korporasi. Kredibilitas penyelenggaraan didukung oleh rekam jejak panjang Proxsis Consulting Group mendampingi korporasi terkemuka di Indonesia.

Anda dapat mengajukan permohonan kelas tertutup (in-house training) dengan menghubungi tim representatif kami melalui tautan WhatsApp resmi. Tim ahli kami akan memetakan isu strategis perusahaan Anda dan menyesuaikan studi kasus modul agar relevan dengan karakteristik industri BUMN Anda. Penyelenggaraan dapat dilaksanakan secara tatap muka di lokasi pilihan perusahaan maupun secara virtual interaktif.

Pelatihan Terkait

Pelatihan Terkait yang Menunjang Program Ini

Perkuat kepemimpinan boardroom dengan program tata kelola dan risiko strategis berikut:

Master Class Enterprise Risk Governance

Jalur sertifikasi QCRO, QRGP (BNSP), dan CERG (ERMA) untuk Direksi & Komisaris. Lihat detail →

Sertifikasi CGP Indonesia

Sertifikasi profesi governance untuk praktisi tata kelola korporasi. Lihat detail →

Sertifikasi QRGP BNSP

Tata kelola risiko korporasi untuk Direksi, Komisaris & Top Management. Lihat detail →

Masterclass Keputusan Direksi & Debiasing

Perkuat keputusan strategis yang terlindungi Business Judgment Rule dari bias kognitif. Lihat detail →

Pelatihan Risk Maturity Level

Mengukur kematangan manajemen risiko perusahaan berbasis ISO 31000 & regulasi BUMN. Lihat detail →

Pelatihan Manajemen Risiko ISO 31000

Fondasi 8 prinsip & proses SNI ISO 31000:2018 untuk seluruh tim risiko. Lihat detail →