Home / Training / QCRO

Pelatihan dan Sertifikasi QCRO BNSP

Program Pembekalan Eksekutif Manajemen Risiko Berbasis SNI ISO 31000 dan Uji Kompetensi Lisensi BNSP

Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Chief Risk Officer (QCRO) BNSP dari GRC Indonesia membekali pimpinan senior dengan keahlian tata kelola risiko berbasis SNI ISO 31000. Peserta belajar merancang kebijakan, mengukur maturitas risiko, serta memimpin keputusan strategis korporasi dalam program intensif dua hari.

Fakta Program

2 Hari

Pelatihan intensif + pendampingan uji kompetensi

27

Unit kompetensi kerja resmi Kemnaker & LSP MKS

31000

Berbasis SNI ISO 31000 — standar nasional

BNSP

Uji kompetensi oleh LSP MKS berlisensi BNSP

Mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi QCRO BNSP merupakan langkah strategis bagi pemimpin bisnis modern. Dinamika regulasi ketat, ancaman siber, dan volatilitas pasar menuntut organisasi memiliki ketahanan yang kokoh. Banyak perusahaan gagal mengantisipasi krisis bukan karena kekurangan modal, melainkan karena ketiadaan kepemimpinan risiko di level eksekutif.

Kementerian BUMN menegaskan urgensi ini melalui Peraturan Menteri BUMN PER-2/MBU/03/2023 tentang kewajiban penerapan manajemen risiko terintegrasi bagi seluruh lini korporasi. Tanpa figur pimpinan yang kompeten, dokumen daftar risiko sering kali hanya berakhir sebagai tumpukan berkas administratif. Korporasi membutuhkan pimpinan yang mampu menjadi penasihat risiko sekaligus pengambil keputusan strategis.

GRC Indonesia, sebagai bagian dari Proxsis Consulting Group, menghadirkan layanan berbasis pengetahuan untuk menjawab kebutuhan mendesak tersebut. Kami menyediakan pembekalan intensif berbasis standar SNI ISO 31000 agar Anda siap menghadapi uji kompetensi nasional.

Sertifikasi QCRO

Apa Itu Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Chief Risk Officer (QCRO) BNSP?

Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Chief Risk Officer (QCRO) BNSP adalah program kompetensi profesi tingkat eksekutif tertinggi di bidang manajemen risiko. Program ini memvalidasi keahlian manajemen senior dalam merumuskan arah kebijakan strategis, mengevaluasi efektivitas kerangka kerja risiko korporasi, serta bertindak sebagai penasihat risiko bagi jajaran direksi dan dewan komisaris.

Program sertifikasi ini berlandaskan pada Standar Kompetensi Khusus (SKK) Manajemen Risiko yang diterbitkan oleh organisasi profesi IRMAPA melalui dokumen nomor 005/SKDPP/III/2016. Standar tersebut telah diverifikasi dan disahkan secara resmi oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui Keputusan Dirjen Binalattas Nomor Kep.197/LATTAS/VI/2016 di JDIH Kemnaker. Rujukan hukum ini merangkum 27 unit kompetensi kerja dalam satu kerangka utuh yang terstandarisasi.

Uji kompetensi diselenggarakan langsung oleh LSP MKS, sebuah lembaga sertifikasi profesi pertama di Indonesia yang mengantongi lisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Lisensi ini memastikan bahwa pengakuan kompetensi yang Anda peroleh memiliki legalitas hukum kuat di tingkat nasional maupun internasional. Anda dapat meninjau rincian skema sertifikasi QCRO BNSP untuk memahami profil kompetensi kerja yang diujikan.

Dasar Standar

01

SKK IRMAPA 005/SKDPP/III/2016

02

Kep.197 — 27 Unit Kompetensi

03

LSP MKS — Lisensi BNSP

Posisi Skema
Puncak Piramida Sertifikasi GRC

Urgensi

Mengapa Manajemen Senior Membutuhkan Sertifikasi QCRO Berbasis SNI ISO 31000?

Manajemen senior membutuhkan sertifikasi QCRO untuk mentransformasi fungsi manajemen risiko dari sekadar pemenuhan kepatuhan administratif menjadi pendorong nilai bisnis utama. Penerapan standar SNI ISO 31000 memastikan setiap keputusan strategis korporasi memiliki mitigasi terukur, akuntabel, serta mampu melindungi kelangsungan bisnis di tengah ketidakpastian pasar global.

Riset komprehensif dalam PwC Global Risk Survey terhadap 3.910 pimpinan bisnis dunia mengungkapkan bahwa organisasi yang menyelaraskan strategi risiko dengan inovasi mampu meraih peluang pertumbuhan jauh lebih cepat.

Bagi pengembangan karier personal, sertifikasi ini membuktikan kapabilitas Anda di hadapan pemegang saham dan dewan komisaris. Anda memiliki faktor pembeda yang memberi nilai ekonomis lebih tinggi serta memperbesar peluang berkiprah di kancah organisasi internasional. Gelar profesi ini juga mempermudah langkah Anda dalam menempuh sertifikasi lanjutan di tingkat regional.

Bagi organisasi, kehadiran eksekutif bersertifikat QCRO menjamin bahwa pelatihan manajemen risiko ISO 31000 diterapkan secara menyeluruh dan efektif. Prinsip kerja dalam standar ISO 31000:2018 memudahkan integrasi tata kelola risiko dengan sistem manajemen mutu ISO 9001, kepatuhan ISO 37301, serta anti penyuapan ISO 37001.

Kurikulum

Struktur Silabus dan Kurikulum 27 Unit Kompetensi QCRO

Kurikulum Pelatihan QCRO dari Proxsis Academy dan GRC Indonesia merangkum 27 unit kompetensi kerja standar nasional yang dipadatkan ke dalam enam modul pembelajaran utama, berfokus pada penguasaan taktis dan strategis hingga evaluasi mandiri di lingkungan korporasi.

Modul 1: Kebijakan & Strategi Manajemen Risiko

Perumusan kerangka kerja risiko, penentuan selera risiko (risk appetite), dan batas toleransi risiko yang selaras dengan rencana jangka panjang perusahaan.

Modul 2: Risk Leadership & Budaya Sadar Risiko

Kepemimpinan risiko serta pembentukan budaya sadar risiko di seluruh lini kerja.

Modul 3: Integrasi GRC dalam Operasional

Integrasi tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan (GRC) ke dalam proses operasional sehari-hari.

Modul 4: Evaluasi Maturitas Risiko

Metode evaluasi tingkat kematangan risiko melalui pengukuran maturitas risiko organisasi secara objektif — dasar merancang peta jalan perbaikan sistem pengendalian internal.

Modul 5: Tata Kelola Risiko Strategis & Pengambilan Keputusan

Tata kelola risiko strategis dan teknik pengambilan keputusan tingkat tinggi berbasis analisis skenario.

Modul 6: Pelaporan Risiko Terintegrasi

Menyusun pelaporan risiko terintegrasi kepada pemangku kepentingan, regulator, dan dewan pengawas.

Melalui keenam modul ini, seorang calon Chief Risk Officer dilatih untuk tidak sekadar menjadi pelaksana proses, melainkan arsitek penentu arah kebijakan risiko.

Prasyarat

Siapa Saja yang Memenuhi Prasyarat Peserta Pelatihan QCRO?

Peserta yang memenuhi syarat pelatihan QCRO adalah para pemimpin senior seperti General Manager, Vice President, dan jajaran direksi yang berperan sebagai Risk Owner strategis. Kriteria kelayakan mencakup lulusan S1 dengan pengalaman kerja minimal 15 tahun (3 tahun di antaranya di posisi strategis) atau lulusan SMA dengan pengalaman kerja 25 tahun.

Program ini juga sangat tepat bagi anggota manajemen puncak yang membidangi fungsi pengawasan tata kelola dan bertindak sebagai Risk Adviser bagi pimpinan tertinggi organisasi. Pemohon sertifikasi wajib telah mengikuti pelatihan manajemen risiko persiapan sebelum menempuh asesmen formal oleh LSP MKS.

Kajian industri perbankan dari EY Global Bank Risk Management Survey menunjukkan bahwa pimpinan risiko modern kini dituntut menjadi pengelola ketidakpastian yang berwawasan strategis. Dalam piramida profesi GRC nasional, QCRO menempati posisi puncak kepemimpinan korporasi.

Bagi staf analis yang baru memulai karier teknis, jenjang pengembangan dapat diawali melalui program sertifikasi QRMA di tingkat madya. Praktisi yang menjabat sebagai manajer risiko unit operasional dapat memperdalam kompetensi lewat sertifikasi profesi QRMP BNSP. Setelah menguasai ranah operasional, manajemen senior dapat menyempurnakan keahliannya melalui skema eksekutif QCRO ini.

Metode

Bagaimana Metode Pembelajaran dan Tahapan Uji Kompetensi BNSP?

Pelatihan dilaksanakan secara intensif selama dua hari melalui kombinasi tutorial teoretis, telaah studi kasus nyata, diskusi panel eksekutif, dan belajar mandiri. Sebelum hari ujian tiba, peserta mendapatkan pendampingan penuh dalam pengumpulan bukti portofolio kerja serta menjalani simulasi uji kompetensi bersama instruktur berpengalaman.

Metode pengajaran kami menekankan pemecahan masalah praktis pada industri berskala besar. Ketika kami mendampingi berbagai perusahaan terkemuka dan BUMN dalam penguatan kerangka tata kelola risiko, kami melihat bahwa simulasi kasus nyata terbukti membantu peserta memahami materi ujian dengan sangat cepat. Diskusi panel antar pimpinan senior juga memperkaya wawasan terkait mitigasi risiko lintas sektor.

Tahapan uji sertifikasi oleh asesor LSP MKS mencakup verifikasi dokumen portofolio kepemimpinan, ujian tertulis, serta wawancara langsung. Asesor akan menguji rekam jejak Anda dalam menyusun kebijakan risiko, memimpin penanganan krisis, dan mengevaluasi laporan risiko berkala. Bukti kepemimpinan nyata di tempat kerja menjadi instrumen utama dalam pembuktian kompetensi Anda.

Melalui bimbingan pra-asesmen yang terarah di GRC Indonesia, proses verifikasi portofolio Anda dapat berjalan lancar tanpa kendala administratif. Tim ahli kami memastikan seluruh dokumen bukti kerja Anda tersusun rapi sesuai instrumen penilaian standar BNSP.

Jadwal

Jadwal Pelatihan 2026/2027

Januari

5–6

Februari

2–3

Maret

2–3

April

1–2

Mei

4–5

Juni

2–3

Juli

1–2

Agustus

3–4

September

1–2

Oktober

1–2

November

2–3

Desember

1–2

Lokasi

Lokasi Pelatihan

Kami hadir di berbagai kota besar di Indonesia untuk memudahkan aksesibilitas Anda:

Jakarta

Gedung Permata Kuningan, Lt. 17, Jakarta Selatan

Bandung

Hotel Aston Tropicana, Cihampelas*

Yogyakarta

Hotel Khas Tugu

Surabaya

AMG Tower Lantai 17, Gayungan

*Lokasi dan jadwal pelaksanaan in-house training dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Investasi

Investasi Program

KeteranganDetail
Durasi2 Hari intensif + pendampingan uji kompetensi
Biaya Online / Virtual TrainingRp 9.500.000
Biaya Offline / Public TrainingRp 12.500.000

Siap Jadi Chief Risk Officer yang Diakui Negara?

Amankan kursi batch QCRO berikutnya — atau jadwalkan pembekalan eksekutif in-house untuk manajemen puncak perusahaan Anda.

Hubungi tim kami sekarang

untuk informasi jadwal dan penawaran terbaik

Bagikan Pelatihan

FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan

01 Apa perbedaan mendasar antara skema sertifikasi QCRO dan QRMP?

Sertifikasi QRMP berfokus pada penguasaan manajerial dalam memimpin penerapan manajemen risiko di tingkat unit kerja operasional. Sementara itu, skema QCRO diperuntukkan bagi manajemen senior (GM, VP, dan Direksi) yang bertindak sebagai penentu kebijakan dan penasihat strategis dewan komisaris.

Sertifikat kompetensi QCRO dari BNSP berlaku selama tiga tahun terhitung sejak tanggal diterbitkan. Untuk memperpanjang masa berlaku sertifikat, pemegang gelar wajib membuktikan pemeliharaan kompetensi berkelanjutan melalui bukti kerja penerapan risiko di organisasinya.

Peserta tidak diwajibkan memiliki sertifikasi tingkat sebelumnya seperti QRMO atau QRMA, asalkan memenuhi syarat pengalaman kerja di level manajerial strategis. Kriteria yang ditetapkan adalah lulusan S1 dengan pengalaman kerja minimal 15 tahun (tiga tahun di posisi strategis) atau lulusan SMA dengan pengalaman 25 tahun.

Standar SNI ISO 31000 merupakan pedoman manajemen risiko rujukan dunia yang diadopsi oleh puluhan badan standar nasional di berbagai benua. Standar ini menyediakan prinsip universal yang mudah diintegrasikan dengan sistem tata kelola korporasi modern.

Peserta tidak perlu khawatir karena GRC Indonesia menyediakan bimbingan pra-asesmen intensif untuk membantu menyusun portofolio kerja Anda. Fasilitator kami akan mengarahkan Anda dalam memilih bukti dokumen kepemimpinan risiko yang sesuai dengan instrumen uji.

Pelatihan Terkait

Pelatihan Terkait yang Menunjang Program Ini

Program prasyarat dan serumpun menuju puncak karier manajemen risiko:

Sertifikasi QRMA BNSP

Analis risiko tingkat menengah — 6 modul, 4 hari, bukti kompetensi diakui nasional. Lihat detail →

Sertifikasi QRMP BNSP

Level manajerial: memimpin penerapan manajemen risiko di unit kerja dan divisi. Lihat detail →

Sertifikasi QRGP BNSP

Tata kelola risiko korporasi untuk Direksi, Komisaris & Top Management. Lihat detail →

Master Class Enterprise Risk Governance

Jalur sertifikasi QCRO, QRGP (BNSP), dan CERG (ERMA) untuk Direksi & Komisaris. Lihat detail →

Pelatihan Risk Maturity Level

Mengukur kematangan manajemen risiko perusahaan berbasis ISO 31000 & regulasi BUMN. Lihat detail →

Pelatihan Manajemen Risiko ISO 31000

Fondasi 8 prinsip & proses SNI ISO 31000:2018 untuk seluruh tim risiko. Lihat detail →