
Home / Training / ERM Implementation
Tingkatkan Kompetensi Risiko Organisasi Melalui Pelatihan ERM dan Uji Sertifikasi QRMP, ERMAP, ERMCP
Program ini membantu praktisi menerjemahkan ISO 31000 ke dalam operasional nyata. Selama dua hari, peserta mempelajari delapan modul aplikatif — dari tata kelola, risk appetite, integrasi KRI-KPI, hingga continuous improvement — dilengkapi template kerja siap pakai dan pendampingan ujian LSP MKS berlisensi BNSP. Amankan sertifikasi kompetensi profesi tingkat nasional Anda.
16 jam pembelajaran, 870 menit materi efektif
Dari tata kelola, risk appetite, integrasi KRI-KPI, hingga continuous improvement
Sertifikasi QRMP, ERMAP, ERMCP — LSP MKS berlisensi BNSP
Hands-on workshop menyusun dokumen kerja riil
Banyak perusahaan bangga memiliki buku panduan risiko yang tebal. Sayangnya, dokumen tersebut sering kali hanya berhenti rapi di atas lemari arsip kantor. Ketika krisis mendadak datang, unit kerja operasional tetap bingung mengambil tindakan penyelamatan yang tepat. Berdasarkan kajian tata kelola korporasi terkini, banyak organisasi di Indonesia menghadapi kendala implementasi risiko akibat integrasi lintas unit yang lemah.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Anda memerlukan penguasaan praktis yang terstruktur. Program ini membekali para praktisi dengan keahlian terapan sekaligus persiapan resmi untuk meraih sertifikasi QRMP BNSP. Pelajari prinsip fundamentalnya terlebih dahulu melalui pelatihan ERM Fundamentals sebelum melangkah ke tingkat implementasi lanjutan. Kepatuhan regulasi ketat seperti mandat Peraturan Menteri BUMN PER-2/MBU/03/2023 kini menuntut setiap BUMN dan korporasi memiliki tenaga ahli risiko yang bersertifikat resmi.
Mengapa
Sertifikasi QRMP BNSP memastikan praktisi memiliki kompetensi teruji dalam merancang, menerapkan, dan mengevaluasi kerangka kerja Enterprise Risk Management (ERM) berbasis ISO 31000. Sertifikasi ini memberikan legitimasi profesional tingkat nasional, membantu organisasi mematuhi regulasi pemerintah, serta memperkuat pengambilan keputusan bisnis di tengah ketidakpastian pasar yang dinamis.
Tantangan terbesar manajemen risiko bukanlah menghafal teori di ruang rapat. Masalah utama muncul ketika prinsip ISO 31000 harus dijalankan oleh unit kerja lapangan. Berdasarkan data survei risiko tahunan di Indonesia, sebagian besar praktisi mengakui bahwa kendala utama penerapan ERM terletak pada komunikasi antar divisi serta penentuan selera risiko yang belum terhubung dengan rencana strategis perusahaan.
Skema sertifikasi profesi hadir untuk mengatasi kesenjangan kompetensi tersebut. Melalui standar kompetensi kerja QRMP dari LSP MKS, para peserta diuji kemampuannya dalam membangun sistem tata kelola risiko yang utuh. Sertifikasi ini diakui secara legal oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Anda dapat membaca panduan lengkap program sertifikasi QRMP BNSP untuk memahami persyaratan berkas dan portofolio uji kompetensi.
Ketika kami mendampingi klien di sektor transportasi dan pasar modal, kami melihat bahwa pelatihan berbasis praktik mampu menaikkan efektivitas deteksi dini risiko hingga dua kali lipat. Pemimpin divisi tidak lagi melihat manajemen risiko sebagai beban administratif, melainkan sebagai alat bantu utama dalam mencapai target kerja — seperti prinsip pada proses manajemen risiko BUMN yang menempatkan pimpinan unit sebagai pemilik risiko.
PER-2/MBU/03/2023 — BUMN
SNI ISO 31000:2018
QRMP · ERMAP · ERMCP — LSP MKS
Silabus
Program dirancang berjenjang dalam delapan modul intensif dengan total 870 menit waktu pembelajaran efektif. Pendekatan silabus mengacu langsung pada program pengembangan implementasi ERM terpadu — setiap sesi menggabungkan pendalaman konsep, bedah regulasi, dan latihan penyusunan dokumen kerja riil:
Meninjau kembali prinsip dasar ISO 31000 dan mendiskusikan hambatan umum saat membumikan teori ke dunia kerja. Sesi ini memberikan gambaran jalur uji kompetensi QRMP, ERMAP, dan ERMCP — simak juga artikel panduan pelatihan QRMP yang mengulas peran manajerial risiko secara lengkap.
Merancang kebijakan tata kelola, menetapkan mandat dari direksi, dan menanamkan struktur akuntabilitas ke dalam alur kerja harian organisasi.
Melatih teknik pengumpulan data risiko bersama pemilik risiko (risk owner), membedakan ragam risiko bisnis — operasional, kepatuhan, hingga teknologi informasi.
Metode perumusan batas toleransi risiko organisasi, dan cara mengikat batasan risiko ke dalam penetapan target investasi serta rencana bisnis tahunan.
Menyusun opsi perlakuan risiko yang realistis dan terukur, penentuan alokasi anggaran mitigasi, serta mekanisme kontrol berkala di lapangan.
Menghubungkan Key Risk Indicator (KRI) dengan Key Performance Indicator (KPI) karyawan, memastikan budaya sadar risiko tumbuh seimbang dengan pencapaian target profitabilitas.
Teknik mandiri mengukur tingkat kematangan manajemen risiko organisasi secara berkala; hasil evaluasi dipakai menutup celah kelemahan sistem secara berkelanjutan.
Simulasi kerja kelompok menyusun dokumen implementasi risiko terpadu. Instruktur membedah kisi-kisi soal wawancara serta portofolio ujian sertifikasi QRMP, ERMAP, dan ERMCP dari LSP MKS.
Peserta
Penerapan manajemen risiko bukan hanya tugas divisi kepatuhan. Menurut pedoman tata kelola dan pengawasan korporasi BUMN, setiap pimpinan unit kerja bertanggung jawab penuh atas efektivitas pengendalian risiko di bawah wewenangnya:
Bertindak sebagai pemilik risiko yang memimpin tata kelola risiko secara langsung — sasaran utama skema QRMP.
Yang perlu membawa kerangka ISO 31000 dari dokumen ke eksekusi lintas unit kerja.
Yang butuh fondasi implementasi ERM untuk menilai efektivitas pengendalian risiko, sejalan dengan standar ISO 31000:2018.
Yang ingin pengakuan kompetensi resmi melalui QRMP, ERMAP, atau ERMCP dari BNSP.
Bagi yang baru memulai karier di bidang risiko, tinjau dulu jenjang sertifikasi fondasi QRMO BNSP sebagai langkah awal. Namun jika Anda sudah memahami prinsip dasar ISO 31000 dan memegang peran manajerial, skema QRMP adalah pilihan terbaik — berdasarkan data layanan sertifikasi profesi QRMP, pemegang gelar ini dipersiapkan memimpin perumusan strategi risiko di tingkat korporasi.
Jadwal
5–6
2–3
2–3
1–2
4–5
2–3
1–2
3–4
1–2
1–2
2–3
1–2
Rundown
Pelatihan berlangsung dua hari penuh pukul 08.00–16.30 WIB. Hari pertama fokus pembangunan kerangka kerja dan pemetaan selera risiko; hari kedua membahas rencana aksi mitigasi, integrasi kinerja, dan simulasi ujian sertifikasi BNSP:
| Waktu (WIB) | Sesi Acara | Keterangan Aktivitas |
|---|---|---|
| 08.00 – 08.30 | Registrasi dan Pembukaan | Check-in peserta, sambutan pembuka, dan pengantar program |
| 08.30 – 09.00 | Pre-Test | Pengukuran pemahaman awal peserta seputar dasar ERM |
| 09.00 – 10.00 | Modul 1 (Sesi 1) | Overview ERM Implementation: Transisi Konsep ke Praktik |
| 10.00 – 10.15 | Rehat Kopi I | Istirahat pagi dan sesi networking antar peserta |
| 10.15 – 12.00 | Modul 1 (Sesi 2) dan Modul 2 | Membangun Risk Management Framework yang Applicable |
| 12.00 – 13.00 | ISOMA | Istirahat, ibadah sholat, dan makan siang bersama |
| 13.00 – 15.00 | Modul 3 | Implementasi Identifikasi dan Analisis Risiko di Lapangan |
| 15.00 – 15.15 | Rehat Kopi II | Istirahat sore santai |
| 15.15 – 16.15 | Modul 4 | Penyusunan Risk Appetite dan Risk Tolerance Terapan |
| 16.15 – 16.30 | Refleksi Hari Pertama | Evaluasi harian, sesi tanya jawab, dan penutupan hari pertama |
| Waktu (WIB) | Sesi Acara | Keterangan Aktivitas |
|---|---|---|
| 08.00 – 08.15 | Pembukaan Hari Kedua | Review singkat materi hari pertama dan perkenalan agenda baru |
| 08.15 – 10.00 | Modul 5 | Implementasi Risk Treatment dan Rencana Aksi Mitigasi |
| 10.00 – 10.15 | Rehat Kopi I | Istirahat pagi dan penyegaran suasana kelas |
| 10.15 – 12.00 | Modul 6 | Integrasi ERM dengan Sistem Manajemen Kinerja Organisasi |
| 12.00 – 13.00 | ISOMA | Istirahat, ibadah sholat, dan makan siang bersama |
| 13.00 – 15.00 | Modul 7 | Evaluasi Kematangan dan Continuous Improvement ERM |
| 15.00 – 15.15 | Rehat Kopi II | Istirahat sore santai |
| 15.15 – 16.00 | Modul 8 (Workshop) | Praktik Mandiri: Penyusunan Rencana ERM dan Kisi-Kisi Ujian |
| 16.00 – 16.15 | Post-Test | Evaluasi akhir untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta |
| 16.15 – 16.30 | Penutupan dan Sertifikasi | Pengarahan jalur uji BNSP, penyerahan sertifikat, dan foto bersama |
Metode
GRC Indonesia menerapkan pembelajaran aktif berbasis kompetensi kerja nyata — bukan ceramah satu arah, melainkan keterlibatan langsung setiap peserta memecahkan masalah tata kelola:
Praktik langsung merancang kerangka kerja, menghitung toleransi risiko, dan menyusun matriks implementasi.
Analisis kegagalan dan keberhasilan tata kelola risiko dari berbagai industri di Indonesia.
Penjelasan materi berbobot oleh instruktur ahli yang mengacu pada tahapan proses manajemen risiko dan standar ISO 31000.
Pre-test dan post-test harian untuk mengukur daya serap materi secara objektif.
Setiap peserta berhak mendapatkan paket fasilitas lengkap:
Lokasi
Kami hadir di berbagai kota besar di Indonesia untuk memudahkan aksesibilitas Anda:
Gedung Permata Kuningan, Lt. 17, Jakarta Selatan
Hotel Aston Tropicana, Cihampelas
Hotel Khas Tugu
AMG Tower Lantai 17, Gayungan
*Lokasi dan jadwal pelaksanaan in-house training dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda.
Investasi
Seluruh paket sudah termasuk fasilitas pelatihan lengkap, modul kerja, dan biaya keikutsertaan ujian sertifikasi BNSP melalui LSP MKS. Untuk pendaftaran tim atau konsultasi jadwal batch terdekat, hubungi tim kami via tautan Pendaftaran Pelatihan Manajemen Risiko via WhatsApp — atau jelajahi katalog pelatihan dan sertifikasi GRC Indonesia.
Public Training (Tatap Muka)
per peserta
Online / Virtual Training
per peserta
In-House Training Korporasi
kasus industri internal & jadwal fleksibel
Amankan kursi batch terdekat atau konsultasikan kebutuhan in-house training tim risiko perusahaan Anda bersama tim konsultan GRC Indonesia — tanpa komitmen.
untuk informasi jadwal dan penawaran terbaik
FAQ
Skema QRMP diperuntukkan bagi pimpinan unit kerja atau manajer yang memimpin tata kelola risiko secara langsung. Skema ERMAP ditujukan bagi praktisi tingkat pratama, sedangkan ERMCP ditujukan bagi profesional tingkat madya hingga senior. Setiap skema dirancang oleh Lembaga Sertifikasi Profesi MKS dengan tolok ukur kompetensi kerja yang terdaftar di BNSP.
Peserta yang belum memiliki sertifikat QRMO tetap dapat mengikuti pelatihan asalkan sudah memahami konsep dasar manajemen risiko ISO 31000. Program ini dirancang khusus untuk membawa peserta dari level pemahaman konsep menuju keterampilan eksekusi terapan di lapangan. Calon peserta disarankan mempelajari ruang lingkup tata kelola risiko organisasi terlebih dahulu agar dapat mengikuti sesi workshop secara optimal.
Sertifikat kompetensi dari BNSP memberikan jaminan hukum bahwa pemegangnya memiliki keterampilan kerja yang telah teruji secara objektif di tingkat nasional. Di lingkungan korporasi milik negara, kepemilikan sertifikasi kompetensi risiko selaras dengan kewajiban tata kelola korporasi sesuai Permen BUMN PER-2/MBU/03/2023. Hal ini membuktikan kepada pemegang saham dan auditor bahwa perusahaan dikelola oleh personel yang cakap.
GRC Indonesia menyediakan format pelatihan publik tatap muka di hotel berbintang, pelatihan daring interaktif melalui aplikasi telekonferensi, dan pelatihan khusus in-house training. Pelatihan in-house training dirancang khusus untuk membedah data dan studi kasus internal organisasi klien secara lebih mendalam. Pilihan format fleksibel ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi.
Anda dapat mendaftar dengan menghubungi tim representatif kami melalui pesan instan WhatsApp resmi atau surel kantor kami. Tim kami akan mengirimkan formulir pendaftaran, rincian tagihan, dan surat konfirmasi keikutsertaan resmi setelah proses verifikasi data selesai. Konsultasi jadwal dan pemesanan kelas dapat dilakukan langsung melalui layanan konsultasi WhatsApp kami.
Pelatihan Terkait
Perkuat implementasi ERM dengan program sertifikasi berjenjang dan tematik berikut:
Fondasi 8 prinsip & proses SNI ISO 31000:2018 untuk seluruh tim risiko. Lihat detail →
Fondasi ERM + jalur sertifikasi QRMO/QRMA untuk risk officer pemula. Lihat detail →
Analis risiko tingkat menengah — 6 modul, 4 hari, bukti kompetensi diakui nasional. Lihat detail →
Puncak piramida sertifikasi GRC untuk calon dan pemegang Chief Risk Officer. Lihat detail →
Mengukur kematangan manajemen risiko perusahaan berbasis ISO 31000 & regulasi BUMN. Lihat detail →
Menyusun indikator peringatan dini dan dashboard pemantauan risiko. Lihat detail →
