Home / Training / ERM Fundamentals

Pelatihan ERM Fundamentals dan Sertifikasi Risk Officer BNSP (QRMO/QRMA)

Mengapa Sertifikasi Risk Officer BNSP Semakin Dibutuhkan BUMN dan Non-BUMN?

Program ERM Fundamentals for BUMN & Non-BUMN adalah pelatihan 2 hari berbasis ISO 31000 dengan jalur sertifikasi ERMAP, ERMCP, QRMO, dan QRMA dari LSP MKS berlisensi BNSP. Halaman ini memuat silabus lengkap 8 modul, rundown per sesi, metodologi pembelajaran, dan fasilitas peserta — semuanya transparan. Hubungi tim kami via WhatsApp untuk jadwal batch terdekat.

Fakta Program

2 Hari

16 jam pembelajaran, 870 menit materi efektif

8 Modul

Fondasi ERM ISO 31000 hingga persiapan ujian sertifikasi

4 Jalur

Sertifikasi ERMAP, ERMCP, QRMO, QRMA — LSP MKS berlisensi BNSP

20–30

Peserta per batch, in-class atau online/virtual

Mencari sertifikasi risk officer BNSP yang silabusnya jelas sejak awal? Anda berada di halaman yang tepat. Bagi BUMN, manajemen risiko bukan lagi pilihan: PER-2/MBU/03/2023 mewajibkan penerapannya mulai dari kebijakan, penerapan, hingga pelaporan risiko.

Perusahaan Non-BUMN menghadapi tekanan yang sama dari arah berbeda. Studi Manajemen Risiko Bisnis 2026 dari Veda Praxis dan DIGITS Unpad menempatkan tekanan makroekonomi dan ketidakstabilan global sebagai risiko utama organisasi di Indonesia.

ERM Fundamentals for BUMN & Non-BUMN adalah pelatihan Enterprise Risk Management berbasis ISO 31000 selama 2 hari (16 jam pembelajaran) yang membekali peserta dengan fondasi manajemen risiko sekaligus jalur sertifikasi profesi dari LSP MKS berlisensi BNSP. Program ini diselenggarakan oleh Proxsis Academy dalam Bahasa Indonesia, dengan kapasitas 20–30 peserta per batch, format tatap muka atau online/virtual.

Kenapa sertifikasinya kredibel? LSP MKS dilisensi oleh BNSP dan diakreditasi KAN atas penerapan SNI ISO/IEC 17024 sebagai lembaga sertifikasi person. Standar kompetensinya berbasis ISO 31000 diterbitkan IRMAPA dan diakui Kementerian Ketenagakerjaan — artinya, sertifikat yang Anda pegang diakui secara nasional.

Mengapa

Mengapa Sertifikasi Risk Officer Semakin Dibutuhkan?

Dua pendorong utamanya: regulasi dan ketidakpastian. Regulator kini mewajibkan BUMN menerapkan manajemen risiko dan menilai kematangannya, sementara gejolak ekonomi global menuntut semua organisasi punya SDM risiko yang kompeten dan terstandardisasi, bukan sekadar pernah mengikuti pelatihan umum.

Untuk BUMN, aturannya tegas. Manajemen risiko menjadi kewajiban Direksi dan diawasi langsung oleh Komisaris berdasarkan Permen BUMN No. 2/2023. Regulasi yang sama juga mewajibkan penilaian Risk Maturity Index (RMI). Kami membahas alurnya lebih detail di artikel proses manajemen risiko BUMN, dan menyediakan layanan pengukuran Risk Maturity Level bagi organisasi yang ingin tahu posisinya saat ini.

Bagaimana dengan Non-BUMN? Tekanannya datang dari pasar. Annual Risk Survey 2026 dari IRMAPA memetakan beragam risiko makro ekonomi dan politik yang berpotensi memengaruhi kinerja korporasi Indonesia. Organisasi yang siap adalah organisasi yang orangnya tahu cara mengelola risiko secara sistematis.

Di lapangan, kami melihat pola yang sama. Saat GRC Indonesia mendampingi pelatihan risiko di organisasi seperti PT Kereta Api Indonesia dan PT Bursa Efek Indonesia, kebutuhan yang muncul selalu serupa: pemahaman ISO 31000 yang merata di seluruh unit, bukan hanya di unit manajemen risiko.

Konteks Regulasi

01

PER-2/MBU/03/2023 — BUMN

02

SNI ISO 31000:2018

03

SNI ISO/IEC 17024 — LSP MKS

Standar Kompetensi
SKK Manajemen Risiko — IRMAPA

Skema Sertifikasi

Apa Perbedaan QRMA dan QRMO untuk Risk Officer?

QRMO (Qualified Risk Management Officer) adalah sertifikasi untuk risk officer tingkat mula: lulusan baru dan staf pelaksana. QRMA (Qualified Risk Management Analyst) untuk risk officer tingkat madya: staf penyelia, asisten manajer, dan Risk Champion. Keduanya diterbitkan LSP MKS berlisensi BNSP dengan basis SNI ISO 31000.

AspekQRMOQRMA
LevelRisk Officer tingkat mulaRisk Officer tingkat madya
SasaranFresh graduate, staf pelaksanaStaf penyelia, asisten manajer, Risk Champion
PeranRisk Facilitator, pendukung administratifAnalis risiko, Risk Taking Unit
PenerbitLSP MKS (lisensi BNSP)LSP MKS (lisensi BNSP)

Lalu di mana posisi ERMAP dan ERMCP? Keduanya adalah jalur bagi praktisi ERM yang lebih berpengalaman dalam mengelola proses manajemen risiko secara menyeluruh. Dalam program ini, keempat jalur tersedia — Anda bisa memilih sesuai jenjang karier saat ini.

BSN mencatat padanan resminya: QRMO adalah Pelaksana Manajemen Risiko Berkualifikasi dan QRMA adalah Analis Manajemen Risiko Berkualifikasi. Ingin fokus pada satu skema? Lihat halaman sertifikasi QRMO BNSP atau pelatihan dan sertifikasi manajemen risiko untuk jenjang QRMA, lalu lanjutkan karier ke jenjang QRMP untuk level manajer.

Tujuan

Tujuan Pembelajaran

Program ini dirancang agar Anda pulang membawa kemampuan praktis, bukan sekadar teori. Setelah dua hari, Anda diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep dasar ERM dan prinsip manajemen risiko berbasis ISO 31000 — tiga komponen utamanya: prinsip, kerangka kerja, dan proses.
  2. Menguasai komponen kerangka kerja manajemen risiko dan mengintegrasikannya ke struktur organisasi.
  3. Menetapkan konteks dan mengidentifikasi risiko sesuai kategori risiko organisasi.
  4. Menganalisis dan mengevaluasi risiko, termasuk menyusun risk register dan menentukan prioritas.
  5. Menyusun rencana mitigasi risiko (risk treatment) yang realistis.
  6. Menjalankan monitoring, review, dan pelaporan risiko kepada manajemen.
  7. Memahami peran Risk Officer di berbagai jenjang: QRMO, QRMA, ERMAP, dan ERMCP.
  8. Siap secara konseptual dan praktis menghadapi ujian sertifikasi.

Ingin tahu lebih dalam soal standar acuannya? Pelajari kerangka dan proses ISO 31000:2018 yang menjadi basis seluruh modul dan skema sertifikasinya.

Peserta

Siapa yang Wajib Ikut dan Fasilitas Apa yang Didapat?

Program ini kami rekomendasikan untuk empat kelompok berikut:

Staf dan Officer Unit Manajemen Risiko

Di BUMN maupun Non-BUMN — yang butuh fondasi ERM sistematis dan terstandardisasi untuk menjalankan proses risiko harian.

Calon Risk Officer

Yang ingin masuk ke bidang manajemen risiko dan memulai karier dari sertifikasi tingkat mula QRMO.

Praktisi GRC, Internal Audit, dan Compliance

Yang membutuhkan fondasi ERM berbasis ISO 31000 untuk memperkuat pengawasan, audit, dan kepatuhan.

Profesional Jalur Sertifikasi Profesi

Yang ingin menempuh sertifikasi diakui BNSP — QRMO, QRMA, ERMAP, hingga ERMCP sesuai jenjang karier.

Silabus

Kurikulum dan Silabus: 8 Modul dalam 2 Hari

Kurikulum disusun progresif, dari fondasi hingga praktik. Basisnya jelas: SNI ISO 31000 adalah satu-satunya Standar Nasional Indonesia di bidang manajemen risiko, sehingga seluruh modul mengacu pada standar yang sama dengan skema sertifikasinya. Total durasi 870 menit, di luar istirahat dan evaluasi:

01 Overview ERM dan ISO 31000 (120 Menit)

Konsep dasar ERM; prinsip ISO 31000; peran manajemen risiko bagi BUMN dan Non-BUMN; overview jalur sertifikasi ERMAP, ERMCP, QRMO, dan QRMA.

Kepemimpinan dan komitmen, perencanaan, implementasi, evaluasi, perbaikan berkelanjutan; integrasi ERM ke struktur organisasi.

Penetapan konteks internal dan eksternal; teknik identifikasi risiko; kategori risiko strategis, operasional, keuangan, kepatuhan.

Analisis risiko kualitatif dan kuantitatif; penyusunan risk register; evaluasi dan prioritas penanganan.

Strategi avoid, mitigate, transfer, accept; penyusunan rencana mitigasi yang efektif dan realistis.

Mekanisme monitoring berkelanjutan; laporan risiko bagi manajemen; komunikasi dan konsultasi.

Peran QRMO, QRMA, ERMAP, dan ERMCP; jenjang karier manajemen risiko di organisasi.

Hands-on menyusun risk register; studi kasus lintas sektor; kisi-kisi ujian sertifikasi.

Butuh pendalaman standar setelah program ini? Ikuti pelatihan Risk Management ISO 31000 sebagai lanjutannya.

Jadwal

Jadwal Pelatihan 2026/2027

Januari

5–6

Februari

2–3

Maret

2–3

April

1–2

Mei

4–5

Juni

2–3

Juli

1–2

Agustus

3–4

September

1–2

Oktober

1–2

November

2–3

Desember

1–2

Rundown

Rundown Pelaksanaan 2 Hari Pelatihan

Pelatihan berlangsung dua hari penuh, dari registrasi pagi hingga penyerahan sertifikat. Rundown dapat disesuaikan dengan kebutuhan penyelenggara; pelaksanaan ujian sertifikasi mengikuti ketentuan LSP MKS-BNSP selaku lembaga sertifikasi:

Hari Pertama

WaktuSesiKeterangan
08.00 – 08.30Registrasi & PembukaanCheck-in peserta, sambutan, pengantar program
08.30 – 09.00Pre-TestPengukuran pengetahuan awal peserta
09.00 – 10.00Modul 1 (Sesi 1)Overview Enterprise Risk Management dan ISO 31000
10.00 – 10.15Coffee Break IRehat kopi dan networking
10.15 – 12.00Modul 1 (Sesi 2) & Modul 2Lanjutan Overview; Kerangka Kerja Manajemen Risiko
12.00 – 13.00ISOMAIstirahat, sholat, dan makan siang
13.00 – 15.00Modul 3Penetapan Konteks dan Identifikasi Risiko
15.00 – 15.15Coffee Break IIRehat kopi sore
15.15 – 16.15Modul 4Analisis dan Evaluasi Risiko
16.15 – 16.30Refleksi Hari 1Recap materi, tanya-jawab, penugasan mandiri

Hari Kedua

WaktuSesiKeterangan
08.00 – 08.15Pembukaan Hari 2Review materi Hari 1, agenda Hari 2
08.15 – 10.00Modul 5Mitigasi dan Penanganan Risiko (Risk Treatment)
10.00 – 10.15Coffee Break IRehat kopi dan networking
10.15 – 12.00Modul 6Monitoring, Review, dan Pelaporan Risiko
12.00 – 13.00ISOMAIstirahat, sholat, dan makan siang
13.00 – 15.00Modul 7Peran dan Kompetensi Risk Officer dalam Organisasi
15.00 – 15.15Coffee Break IIRehat kopi sore
15.15 – 16.00Modul 8 — WorkshopHands-on Risk Register dan Persiapan Sertifikasi
16.00 – 16.15Post-TestEvaluasi pemahaman akhir peserta
16.15 – 16.30Penutupan & SertifikasiPresentasi hasil workshop, pengarahan jalur sertifikasi, penyerahan sertifikat, foto bersama

Metode

Bagaimana Metodologi dan Rundown Pelaksanaannya?

Pelatihan ini memakai pembelajaran aktif berbasis kompetensi: 25% pemaparan konsep, 30% studi kasus dan diskusi, 35% hands-on workshop, dan 10% evaluasi melalui pre-test, post-test, serta refleksi harian:

Pemaparan Konsep — 25%

Instruktur berpengalaman memaparkan kerangka ERM, prinsip ISO 31000, serta skenario risiko dari berbagai sektor industri.

Studi Kasus dan Diskusi — 30%

Membahas praktik manajemen risiko nyata di korporasi, disertai sesi tanya jawab interaktif lintas sektor.

Hands-on Workshop — 35%

Porsi terbesar: peserta menyusun risk register sungguhan, bukan hanya mendengarkan teori — termasuk simulasi ujian sertifikasi.

Evaluasi dan Refleksi — 10%

Pre-test di awal, post-test di akhir, serta refleksi harian untuk mengukur lonjakan kompetensi secara transparan.

Lokasi

Lokasi Pelatihan

Kami hadir di berbagai kota besar di Indonesia untuk memudahkan aksesibilitas Anda:

Jakarta

Gedung Permata Kuningan, Lt. 17, Jakarta Selatan

Bandung

Hotel Aston Tropicana, Cihampelas

Yogyakarta

Hotel Khas Tugu

Surabaya

AMG Tower Lantai 17, Gayungan

*Lokasi dan jadwal pelaksanaan in-house training dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Investasi

Investasi Program & Fasilitas Peserta

Tersedia tiga pilihan format: Public Training, In-House Training untuk satu organisasi, serta Online/Virtual Training dengan modul digital dan akses rekaman sesi. Rincian investasi:

Public Training

Rp 11.000.000,-

per peserta

Online / Virtual Training

Rp 8.500.000,-

per peserta

In-House Training

Hubungi Tim Proxsis Academy

satu organisasi, jadwal & lokasi menyesuaikan

Fasilitas yang diperoleh seluruh peserta:

Siap Menyertifikasi Tim Risiko Perusahaan Anda?

Amankan kursi batch terdekat atau konsultasikan kebutuhan in-house training unit manajemen risiko perusahaan Anda bersama tim konsultan GRC Indonesia — tanpa komitmen.

Hubungi tim kami sekarang

untuk informasi jadwal dan penawaran terbaik

Bagikan Pelatihan

FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan

01 Apakah sertifikasi QRMO dan QRMA diakui secara nasional?

Ya. Keduanya diterbitkan oleh LSP MKS yang dilisensi BNSP dan diakreditasi KAN atas penerapan SNI ISO/IEC 17024. Standar kompetensinya berbasis SNI ISO 31000, satu-satunya SNI di bidang manajemen risiko.

Pelatihan berlangsung 2 hari dengan total 16 jam pembelajaran (870 menit materi efektif). Ujian sertifikasi ERMAP, ERMCP, QRMO, dan QRMA dilaksanakan sesuai ketentuan LSP MKS-BNSP, dan Modul 8 sudah mencakup pembahasan kisi-kisi ujian.

Sangat cocok. Materi ISO 31000 berlaku universal untuk semua jenis organisasi, dan studi kasusnya lintas sektor. Konteks regulasi BUMN seperti PER-2/MBU/03/2023 dibahas sebagai salah satu bagian, bukan keseluruhan program.

Peserta menerima modul lengkap, template Risk Register format Excel, Sertifikat Kompetensi Proxsis Academy, serta jalur ujian sertifikasi ERMAP, ERMCP, QRMO, dan QRMA. Fasilitas kelas mencakup training kit, makan siang, dan dua sesi coffee break per hari.

Investasi Public Training Rp11.000.000 dan Online/Virtual Training Rp8.500.000 per peserta; In-House Training menyesuaikan kebutuhan organisasi. Nilai investasi dapat berubah sewaktu-waktu, jadi hubungi tim GRC Indonesia via WhatsApp untuk penawaran dan jadwal batch terbaru.

Pelatihan Terkait

Pelatihan Terkait yang Menunjang Program Ini

Lanjutkan perjalanan ERM Anda melalui program fondasi dan sertifikasi berjenjang:

Pelatihan Manajemen Risiko ISO 31000

Fondasi 8 prinsip & proses SNI ISO 31000:2018 untuk seluruh tim risiko. Lihat detail →

ERM Implementation & QRMP BNSP

Implementasi ERM + jalur sertifikasi QRMP (ERMAP & ERMCP). Lihat detail →

Sertifikasi QRMA BNSP

Analis risiko tingkat menengah — 6 modul, 4 hari, bukti kompetensi diakui nasional. Lihat detail →

Sertifikasi QRMP BNSP

Level manajerial: memimpin penerapan manajemen risiko di unit kerja dan divisi. Lihat detail →

Pelatihan Key Risk Indicator (KRI)

Menyusun indikator peringatan dini dan dashboard pemantauan risiko. Lihat detail →

Pelatihan Risk Maturity Level

Mengukur kematangan manajemen risiko perusahaan berbasis ISO 31000 & regulasi BUMN. Lihat detail →